Hadiri HUT Pasaman Barat Ke-19, Wagub Audy Sebut Pelabuhan Teluk Tapang Proyek Strategis Nasional

Senin, 09 Januari 2023, 10:08 WIB | Ragam | Kab. Pasaman Barat
Hadiri HUT Pasaman Barat Ke-19, Wagub Audy Sebut Pelabuhan Teluk Tapang Proyek Strategis...
Kabupaten Pasaman Barat memperingati Hari Jadi ke-19, Sabtu (7/1/22). IST
IKLAN GUBERNUR

"Kepemimpinan pada saat ini penuh dengan tantangan, terutama pasca tragedi bencana alam gempa bumi pada tanggal 25 Februari 2022 lalu, yang telah meluluhlantahkan sebagian besar rumah dan bangunan warga," ungkapnya.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah berkontribusi nyata dalam membangun daerah. Khususnya atas keberhasilan pelaksanaan pemekaran 71 nagari menjadi 90 nagari berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.1.1-6117 tahun 2022. Dengan begitu telah disediakan pula Alokasi Anggaran Dana Nagari pada APBD tahun 2023 sebesar Rp. 64.857.339.200.

"Penetapan pemekaran nagari ini akan dapat mempermudah pelayanan dasar kepada masyarakat, peningkatan pembangunan dalam segala bidang dan Insyallah dalam waktu dekat ini akan kita laksanakan peresmiannya," ujar Erianto melanjutkan.

Baca juga: Plt Gubernur Audy Joinaldy Lepas 170 Anggota Kontingen Sumbar ke Ajang Pra-Popnas

Sementara itu, Bupati Hamsuardi menuturkan selama dua tahun kepemimpinannya, implementasi Program Unggulan (Progul) Daerah, tentunya masih banyak kekurangan yang masih perlu dibenahi.

Pembangunan yang dilakukan selama tahun 2022 juga tentunya tidak serta-merta dapat memperbaiki seluruh aspek kehidupan masyarakat. Upaya pembangunan yang lakukan secara bersama-sama di semua tingkat, mulai dari nagari, kecamatan, hingga kabupaten serta dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat.

"Program Unggulan ini tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh pemerintah. Perlu dukungan masyarakat, perguruan tinggi, swasta, lembaga masyarakat, perantau, dan seluruh pemangku kepentingan tentunya memberi daya ungkit yang lebih besar untuk tercapai pembangunan yang merata dan inklusif di Kabupaten Pasaman Barat," ungkap beliau.

Adapun gambaran capaian indikator makro pembangunan, Hamsuardi menerangkan angka kemiskinan turun cukup signifikan dari 7,51 persen pada tahun 2021 menjadi 6,93 perse pada tahun 2022. Angka ini setara dengan pengurangan penduduk miskin sebanyak 2.060 jiwa. Meski demikian, mengakui masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat untuk mengentaskan kemiskinan di Pasaman Barat, terutama kemiskinan ekstrim yang menjadi isu strategis secara nasional saat ini. (bi)

Halaman:
1 2
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: