Penting! Data Valid Sebaran ODP dan PDP Diseluruh Kabupaten Kota Harus Update

Kamis, 28 Mei 2020, 14:13 WIB | Kesehatan | Kota Padang
Penting! Data Valid Sebaran ODP dan PDP Diseluruh Kabupaten Kota Harus Update
Data Pelaporan Sebaran ODP dan PDP Covid-19 Harus Valid
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus melakukan upaya persiapan hadapi perang lanjutan Covid-19.

Rapat dan pertemuan terus dilakukan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama pihak-pihak terkait, bahkan hari ini Pak IP biasa Gubernur Sumbar ini disapa gelar pertemuan dengan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unand Defriman Djafri, S.KM., M.KM., Ph.D.

Pada pertemuan tersebut terungkap pentingnya data pelaporan sebaran ODP, PDP yang valid diseluruh kabupaten kota se-Sumatera Barat.

"Diawal kami sudah diskusikan bersama tim, bagaimana format data yang dibutuhkan terkait pelaporan data Covid-19 ini, namun tidak dilaksanakan karena permintaan data dari Kementerian Kesehatan berbeda dengan yang telah kami diskusikan," ujar Defriman.

Baca juga: Pemutakhiran Data, Ketua Bawaslu Kota Solok Triati : Untuk Menghasilkan Pemilih yang Akurat

Menurut Dekan FKM ini update data Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) penting jadi dasar pertimbangan dalam pengambilan kebijakan Gubernur Sumbar hadapi Covid-19.

Dan perolehan data yang real kata Defriman butuh waktu dan tidak mungkin berpedoman kepada data pelaporan dihari pelaporan.

"Data yang real itu adalah data kunjungan masyarakat kerumah sakit terkait positif terinfeksi Covid-19," jelasnya.

Selanjutnya pelaksanaan PSBB Tahap berikutnya atau implementasi New Normal semestinya dipastikan prinsip kesehatan masyarakat secara bersama, mempertimbangkan ekonomi dan sosial serta evaluasi kesiapsiagaan masyarakat dalam upaya perubahan perilaku dalam rangka pencegahan ditengah masyarakat

Baca juga: Menkeu Sebut Daerah Berkapasitas Fiskal Daerah Tinggi Dapat Bentuk Dana Abadi Daerah

"Epidemiologi, sistem kesehatan dan survelens kesehatan masyarakat, hal ini harus menjadi perhatian khusus kedepannya," jelas Defriman.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: