Wako Erman Safar Minta Perawat Bukittinggi Meningkatkan Mutu Pelayanan

BUKITTINGGI - Wali Kota Bukittinggi, melalui Kepala Dinas Kesehatan, Linda Faroza, meminta tenaga medis khususnya profesi perawat di Kota Bukittinggi dapat berperan sesuai dengan fungsinya serta dapat terus menerus meningkatkan mutu pelayanan.
Dengan demikian, perawat dapat melakukan kewajibannya sesuai standar profesi, standar pelayanan keperawatan dan SOP yang ada, ujar Linda pada peringatan HUT PPNI ke -- 49, Minggu (04/06).
"Selamat HUT PPNI ke-49, bagi seluruh anggota PPNI di Kota Bukittinggi. Diharapkan melalui peringatan HUT PPNI ini, kiranya seluruh perawat yang ada di Kota Bukittinggi dapat menjalankan dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Sikap sabar, tetap tersenyum, dan tekad yang kuat untuk merawat orang yang sakit adalah tugas yang sangat mulia. Maju terus perawat Indonesia, perawat sejahtera dengan dedikasi yang tinggi sehingga menjadi perawat yang terampil dan profesional," ungkapnya.
Selain itu, Linda meminta Perawat di Kota Bukittinggi untuk tingkatkan komitmen dan kesepahaman, aktif dalam mengatasi masalah kesehatan guna mencapai tujuan percepatan pembangunan kesehatan dalam mencapai Indonesia sehat.
Baca juga: Delapan Tenaga Kesehatan Bukittinggi Terima Penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Sumbar 2023
Mereka yang tergabung dalam PPNI juga diharapkan dapat memberikan pelayanan yang responsif, pintanya.
Peringat HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke 49 di Bukittinggi, diawali dengan jalan santai, mulai dari depan rumah dinas wako, Belakang Balok, finish di Pedestarian Jam Gadang Bukittinggi.
Sementara Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, dalam arahannya menyampaikan, perawat merupakan tenaga kesehatan profesional yang bertugas memberikan perawatan kepada pasien.
Perawat adalah orang yang mendapat pendidikan khusus untuk merawat orang yang sakit/pasien.
Baca juga: 3 Nakes Masuk Nominasi, Pemko Sambut Kedatangan Tim Penilai Tenaga Kesehatan Teladan Sumbar
"Profesi perawat senantiasa dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang responsif dan akuntabel. Terlebih masyarakat saat ini lebih kritis dan lebih mengharapkan kenyamanan dan kepuasan di dalam menerima layanan keperawatan. Selamat HUT PPNI ke-49," ujarnya.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi