Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kunjungi Polda Bali

BALI, binews.id -- Wakapolda Bali Brigjen. Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si. menerima kunjungan dari LKAAM (Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau) di gedung Rupatama Polda Bali, Selasa (11/07/2023).
Kunjungan dari LKAAM Sumbar ini, disambut baik oleh Wakapolda Bali, yang didampingi oleh Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si. selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali.
Wakapolda Bali dalam sambutannya mengatakan sangat senang bisa berbagi sedikit pengalaman terkait apa saja yang telah dilakukan Polda Bali selama ini termasuk berbagi pengalaman tentang bagaimana menjalani event Lokal, Nasional maupun Internasional.
Wakapolda Bali dalam paparannya juga menjelaskan ada beberapa sistem yang dijalankan oleh Polda Bali seperti Sistem Pengamanan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat) yang merupakan inovasi Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra lahir dari proses Polri Belajar Polda Bali yang dilaksanakan secara berkesinambungan dan inklusif serta adaptif dengan perkembangan masyarakat Bali.
Baca juga: Revisi UU Minerba: Peluang Besar bagi Perguruan Tinggi dalam Sektor Pertambangan
Ketua LKAAM Sumbar dalam hal ini yang diwakilkan oleh Drs. Jasman Rizal, MM. Dt Bandaro Bandang selaku Sekjen LKAAM mengucapkan terima kasih karena sudah menerima kami dengan baik dan mengucapkan terima kasih karena sudah berbagi pengalaman yang sudah dijalani oleh Polda Bali.(bi/mel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Polri Bongkar Tambang Timah Ilegal di Bekasi, Kerugian Negara Capai Rp10 Miliar
- Polri Ungkap Tiga Kasus Besar Judi Online: Sita Aset Rp61 Miliar, Ungkap Sindikat Internasional
- Polri Tegas, Pelaku Penembakan Polisi di Sumbar di PTDH
- Bapemperda DPRD Sumbar Datangi Kemendagri
- Polri Berhasil Ungkap 397 Kasus TPPO dan 482 Tersangka, Selamatkan 904 Korban dalam Sebulan