LKPD 2019, Wako Pariaman Genius Umar Realisasikan 93,43 Persen APBD

Jumat, 05 Juni 2020, 22:21 WIB | Politik | Kota Pariaman
LKPD 2019, Wako Pariaman Genius Umar Realisasikan 93,43 Persen APBD
Wako Pariaman Genius Umar jawab pandangan DPRD pada paripurna tentang LKPD APBD 2019, Jumat 5/6 (foto: dok/ kominfoprm)
IKLAN GUBERNUR

PARIAMAN, binews.id -- Berselang satu hari, usai Rapat Paripurna Walikota Pariaman mendengarkan pandangan anggota fraksi-fraksi DPRD Kota Pariaman terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2019,

Walikota Pariaman Genius Umar tidak menunggu lama berikan Jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD Kota Pariaman padaRapat Paripurna DPRD Kota Pariaman tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD, Faisal, didampingi Wakil Ketua II Mulyadi melalui Video Conference (Vidcon) di Instansi kerja masing-masing, Jumat 5/6.

Wako Pariaman Genius Umar didampingi juga oleh Wakil Walikota Mardison Mahyuddin, Pj. Sekdako Fadli, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buyung Lapau, Kadis. Kominfo Hendri di ruang kerja Wako Pariaman.

Genius Umar mengapresiasi atas pertanyaan, saran dan kritik oleh pihak DPRD Kota Pariaman terkait LKPD tahun 2019 dengan harapan bermanfaat untuk perbaikan dalam menjalankan roda pemerintahan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Pariaman.

Baca juga: Tersangka Pembunuhan Nia Penjual Gorengan di Kayu Tanam Akhirnya Ditangkap

Pembangunan dan pemberdayaan yang dilaksanakan melalui APBD Kota Pariaman tahun 2019 kata Genius Umar tentunya berdaya manfaat bagi masyarakat guna meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, ataupun mencapai kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman secara keseluruhan.

" Ada beberapa indikator sebagai penentu yang telah Pemko Pariaman laksanakan yakni peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Pariaman per-kapita yakni 2014=40,74 %, 2015=43,67 %, 2016=47,11 %, 2017=50,64%, dan 2018=54,38% yang kesemuanya mengalami peningkatan dan sampai ke tahun 2018 dalam peningkatan yang cukup baik," ujar Genius.

Kemudian, untuk sumber pendapatan daerah, Kota Pariaman saat ini masih didominasi oleh Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat/daerah lainya dan Pengoptimalan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk PAD sendiri, sejak tahun 2015 berjumlah Rp. 29.8 milyar, 2016=Rp. 29.8 milyar, 2017=Rp. 30.8 milyar, 2018=Rp. 32.2 milyar, dan ditahun 2019 Kota Pariaman alami peningkatan PAD menjadi Rp. 36.6 milyar.

Dan untuk SiLPA (dengan huruf i kecil) adalah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran, yaitu selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu periode anggaran jauh menurun.

Baca juga: Ketua DPRD Sumbar: Ajak Masyarakat Renungkan Pentingnya Evaluasi dan Perbaikan di Era Pemerintahan Baru

"Pada 2015 SiLPA sebesar Rp. 120.3 milyar dan ditahun 2018 menurun menjadi Rp. 54.2 milyar, serta 2019 menjadi Rp. 24.3 milyar," ujarnya lagi.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: