28 Petugas dan 4 Warga Binaan Lapas Terbuka Kelas II B Pasbar Tes Swab

Sabtu, 06 Juni 2020, 12:35 WIB | Kesehatan | Kab. Pasaman Barat
28 Petugas dan 4 Warga Binaan Lapas Terbuka Kelas II B Pasbar Tes Swab
28 Petugas dan 4 Warga Binaan Lapas Terbuka Kelas II B Pasbar Tes Swab
IKLAN GUBERNUR

PASAMAN BARAT, Binews.id - Salah satu Petugas Terbuka Kelas II B Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), diduga kontak dengan salah satu Pasien Positif Covid-19 asal Kota Padang. Setelah dilakukan tracing level dua oleh Satgas Covid-19 dilakukan lah Tes Swap terhadap sebanyak 32 Petugas dan warga binaan di Lapas Terbuka Kelas II B Kabupaten Pasbar, Sabtu (6/6/2020) pagi.

Kepala Lapas Terbuka Kelas II B Pasaman Barat Azhar mengatakan, sebelumnya ada dua orang petugas lapas yang sudah diambil swab dan sudah isolasi mandiri, sebab salah satu diantara petugas lapas itu kontak dengan pasien positif asal Kota Padang. Namun, hingga saat ini, seluruh staf dan warga binaan sangat sehat.

"Sebagian besar petugas lapas kita tinggal di lingkungan Lapas, sehingga bisa dipastikan tidak kontak dengan warga lain, sementara sisanya sudah di interuksi menjaga jarak dengan orang lain, tetap di rumah hingga hasil swab keluar," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, kondisi kesehatan seluruh pegawai lapas terbuka dan warga binaan sangat sehat. Namun, karena ada salah satu petugas lapas yang kontak erat dengan pasien positif covid-19 asal Kota Padang, dan yang bersangkutan bekerja di lapas terbuka, maka dilakukan tes swab terhadap 28 petugas dan 4 warga binaan.

Baca juga: 60 Tenaga Pendidik SMPN I Luhak Nan Duo Pasbar Siap untuk Tes Swab

"Kita sangat berterima kasih kepada Satgas Covid 19 Kabupaten Pasaman dan Bupati atas reaksi cepat dan upaya pencegahan ini," ujarnya.

Sementara itu, Jubir Tim Teknis Dinkes Kabupaten Pasaman Barat dr Gina Alecia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dan pantauan petugas, semua petugas lapas dan warga binaan sangat sehat. Sebagai langkah pencegahan dan hasil trecing level dua, maka tetap dilakukan swab. Setelah pengambilan swab, akan langsung diantarkan ke Labor Unand Padang, dan hasilnya akan keluar beberapa hari kedepan.

"Kita minta seluruh petugas dan warga binaan hasil trecing level dua tetap berada di rumah hingga hasil Labor ke luar," sebutnya.

Sebagai langkah pencegahan, petugas lapas dan warga binaan diminta menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup sehat. Meski berstatus OTG, secara fisik dan kesehatan semuanya masih stabil.

Baca juga: Guru di Kabupaten Solok Wajib Tes Swab atau Rapid Antigen, Tak Patuhi Sanksi Menanti

"Kita minta semuanya yang sudah di swab bisa kooperatif dan menjaga diri agar tetap sehat," ujarnya. (iyan)

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: