60 Tenaga Pendidik SMPN I Luhak Nan Duo Pasbar Siap untuk Tes Swab

Kamis, 04 Maret 2021, 22:23 WIB | Kesehatan | Kab. Pasaman Barat
60 Tenaga Pendidik SMPN I Luhak Nan Duo Pasbar Siap untuk Tes Swab
Kepala Sekolah SMPN I Luhak Nan Duo, Arif .
IKLAN GUBERNUR

PASAMAN BARAT, binews.id -- Para tenaga pendidik, Guru, Pegawai Tata Usaha (TU) dan Petugas Kebersihan dan Satpam SMPN I (Sekolah Menengah Pertama Negeri) Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mendukung dan siap melakukan Swab Covid-19, demi memastikan kesehatan tenaga pendidikan dan Guru yang dijadwalkan pada, Senin (8/3/2021).

Tes Swab terhadap tenaga pendidik, Guru, TU, Petugas kebersihan dan Satpam SMPN I Luhak Nan Duo tersebut rencananya akan dilakukan di Puskesmas terdekat dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang.

Kepala Sekolah SMPN I Luhak Nan Duo, Arif kepada wartawan di ruang kerjanya Kamis, (4/3/2021) mengatakan, Pihaknya bersama seluruh pegawai yang ada di sekolah tersebut sudah siap untuk melakukan tes Swab, dalam rangka mendukung program pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Pasbar itu.

"Kita siap melaksanakan program pemerintah daerah untuk melaksanakan tes Swab demi kebaikan kita bersama dan kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah ini," ujarnya.

Baca juga: PT. Perkebunan Nusantara IV Rayakan Hari Lingkungan Hidup Dunia di Pasaman Barat dengan Penebaran Bibit Ikan

Arif menambahkan, adapun jumlah peserta yang akan ikut melaksanakan tes Swab dari SMPN I Luhak Nan Duo berjumlah, 60 orang dan semua pegawai disana menyambut antusias untuk dilakukan tes Swab tersebut.

"SMPN I Luhak Nan Duo sendiri ada sebanyak 60 peserta yang terdiri dari, Guru, tenaga pendidik, pegawai TU, kebersihan dan Satpam. Semua pegawai kami sangat mendukung dan antusias untuk mengikuti," ungkapnya.

Dituturkan Arif, kegiatan itu merupakan terobosan yang baik dan memang harus dilaksanakan kepada tenaga pendidik seperti guru, pegawai tata usaha (TU), petugas kebersihan dan Satpam yang ada di SMP yang ada di Pasbar, karena mereka akan berhadapan dan melayani anak-anak didik yang cukup banyak.

"Ini merupakan terobosan yang baik untuk melakukan pencegahan dan memberikan perlindungan terhadap para tenaga pendidik dan anak-anak didik karena lebih baik mencegah dari pada mengobati," tuturnya.

Baca juga: Bank Nagari Simpang Empat Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim

Arif Menjelaskan, meskipun dilakukan tes Swab, namun pihak sekolah akan tetap melaksanakan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar, seperti mewajibkan siswa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun ditempat yang telah disiapkan oleh sekolah.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: