Boyong 29 Wartawan ke Wakanda pada Media Gathering, OJK: Harapannya Komunikasi Kita Semakin Lancar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar memboyong 29 perwakilan wartawan dari media cetak, online, elektronik, dan radio di Sumatra Barat (Sumbar) pada kegiatan Media Gathering di Harau dan Wisata Alam Kapalo Banda (Wakanda). Kegiatan dilaksanakan dua hari, Jumat (8/12/2023) dan Sabtu (9/12/2023).
"Harapannya komunikasi kita akan semakin lancar ke depannya," kata Deputi Direktur Pengawasan LJK 1 OJK Sumbar, Mendi Rahmadi, mengapresiasi awak media yang telah bekerja sama dalam pemberitaan sektor keuangan di OJK Sumbar.
Pada hari pertama di Harau, Mendi memaparkan terkait UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) dan Kinerja Sektor Keuangan Sumbar periode Oktober 2023. UU P2SK mengatur beberapa aspek. Pertama, penguatan fungsi kelembagaan. Di antaranya perubahan jumlah anggota Dewan Komisioner menjadi 11 orang. Kemudian penegasan status lembaga OJK sebagai lembaga negara yang independen.
Selain itu, OJK juga bertugas melaksanakan pengembangan sektor keuangan dengan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait. Mendi juga menjelaskan terkait Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti). "Satgas Pasti merupakan wadah koordinasi 16 kementerian/lembaga dalam ramgka pencegahan dan penanganan kegiatan usaha tanpa izin di sektor keuangan," ujarnya.
Baca juga: OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
Pemimpin Divisi Usaha Syariah PT Bank Nagari, Hendra Faizal menjelaskan potensi penerapan Ekonomi Keuangan Inklusif (EKI) di Taram. Ia menjelaskan Nagari Taram memiliki potensi alam dan wisata yang potensial untuk dikembangkan.
Selain itu, Taram juga merupakan salah satu daerah wisata yang terpilih masuk dalam 100 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. "Dari 1.831 desa wisata seluruh Indonesia yang ikut mendaftar di ajang ADWI 2021, dua nagari berada di Kabupaten Limapuluh Kota," ujarnya.
Program EKI dilakukan dalam beberapa tahapan untuk mewujudkan peningkatan inklusi keuangan yang optimal dan terukur, sehingga mampu mewujudkan tujuan awal Program EKI, yaitu mengembangkan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu juga ada pengenalan bisnis dan produk PT PNM oleh Pimpinan PNM Wilayah Sumbar, Yulia Vitria Yohannes. "Dibandingkan dengan lembaga keuangan lain, PNM tidak hanya memberikan pembiayaan tetapi juga melakukan berbagai pembinaan dan pendampingan," ujarnya.
Baca juga: OJK cabut Izin Usaha BPR Pakan Rabaa Solsel
Di hari kedua, awak media juga diajak mengunjungi Wisata Alam Kapalo Banda di Taram. Selain itu juga mencoba langsung offroad mengelilingi Kapalo Banda, makan beralaskan daun di tepi sungai, dan bermain games bersama.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Hj. Nevi Zuairina Hadiri Kampanye dan Tabligh Akbar di Lima Puluh Kota
- Pemprov Sumbar Siapkan Pergub Tata Niaga Gambir, Wagub Sumbar Audy: Harus Ada Standar Harga yang Jelas
- Ketua DPRD Sumbar Supardi: JUT Untuk Tingkatkan Produksi Pertanian
- Bersama Kemendag, Nevi Zuairina Sosialisasi Kebijakan Kepada Pelaku UMKM
- Beri Sambutan Pelatihan UMKM, Nevi Zuairina Sampaikan Kolaborasi BUMN dengan UMKM Memperkuat Ekonomi Masyarakat