Lima Puluh Kota Madani, Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Limapuluh Kota -Berbagai poin strategis mengemuka dalam penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 Kabupaten Lima Puluh Kota. Pada forum Konsultasi Publik di Aula Kantor Bupati, Bukik Limau Sarilamak, Selasa (30/1).
Bupati Safaruddin memaparkan poin penting dalam penyusunan RPJP berkaitan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, penguatan ekonomi dan pemerataan pembangunan, penyelenggaraan penataan ruang, pengendalian lingkungan hidup dan tata kelola pemerintahan.
Forum Konsultasi Publik yang terselenggara itu, diharapkan Bupati, dapat mewujudkan visi RPJPD 2025-2045 yakni Limapuluh Kota Madani, Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan dalam mendukung gerakan Indonesia Emas 2045,ungkap Bupati Safaruddin Dt.Bandaro Rajo.
Forum tersebut diikuti oleh Ketua DPRD Lima Puluh Kota Deni Asra, Dandim 0306/50 Kota Letkol.Inf. Adri Asmara Yuda, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusut bersama unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Nevi Safaruddin, Kepala- Kepala OPD, Wali Nagari, perwakilan unsur lembaga/organisasi kemasyarakatan dan undangan lainnya.
Baca juga: Peringati HUT Ke-21, Pimpinan DPRD Kabupaten Dharmasraya Hadiri Tabligh Akbar
Lebih lanjut Bupati Safaruddin mengatakan, RPJPD merupakan dokumen penting yang dipersyaratkan sebagai bagian rencana yang menjadi acuan bagi penyusunan berbagai dokumen perencanaan daerah.
Dikatakannya, ini merupakan bagian awal dari kesiapan Pemerintah Daerah menjadi bagian Indonesia Emas, sesuai dengan tema Forum yakni Lima Puluh Kota Maju Menuju Indonesia Emas 2045. "Kita berharap seluruh stakeholder memberikan masukan dalam merencanakan jangka panjang daerah dan akan mempertajam fokus pembangunan untuk kemajuan daerah Limapuluh Kota yang kita cintai." sebutnya.
Sebelumnya Kepala Bapelitbang, Gusdian Laora dalam laporannya mengatakan, kegiatan Forum Konsultasi Publik RPJPD ini dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring). Menurutnya, hasil ini akan dijadikan penyusunan dokumen dan menjadi acuan pada 20 tahun mendatang.
Menurut Gusdian, kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penyusunan RPJPD yang bertujuan untuk memperoleh masukan secara langsung.
Baca juga: Pentas PAI Lima Puluh Kota, Bupati Safaruddin: Ikhtiar Melahirkan Generasi Emas Indonesia 2045
RPJPD merupakan penjabaran dari visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang yang disusun berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Peringati 76 Tahun Peristiwa Situjuah, Nevi Zuairina Gelar Pertunjukan Seni Budaya
- Gubernur Dampingi Menbud Fadli Zon Resmikan Museum PDRI di Koto Tinggi
- Pentas PAI Lima Puluh Kota, Bupati Safaruddin: Ikhtiar Melahirkan Generasi Emas Indonesia 2045
- MTQ ke-40 Lima Puluh Kota Resmi Ditutup , Kecamatan Payakumbuh Kembali Juara Umum
- Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Lima Puluh Kota Gelar GPM