Pjs Wako Bukittinggi Bentuk Tim Terpadu Penegakan Tertib Sosial Pencegahan Judi Online

BUKITTINGGI,Binews.id - Pjs Walikota Bukittinggi Hani S Rustam mengatakan, Bukittinggi sebagai daerah pariwisata, harus dikelola dengan baik agar menjadi kota yang nyaman dan aman untuk dikunjungi.
Untuk itu menurut Hani S Rustam, dibutuhkan tim khusus, untuk pencegahan dan penanggulangan gangguan ketentraman dan ketertiban umum.
Untuk mewujudkan kebutuhan itu, Jelang akhir jabatannya, Pjs Wali Kota, menerbitkan SK Wali Kota nomor : 188.45-226-2024 tentang Tim Terpadu Penegakan Tertib Sosial Kota Bukittinggi.
Tim ini yang akan bekerja mengantisipasi dan memberantas apapun kegiatan yang melanggar norma dan tindak asusila serta yang terbaru, menumpas aksi judi online yang jadi perhatian khusus dari pemerintah pusat,ujarnya.
Baca juga: Wawako Marfendi Irup Upacara HUT Korpri ke 53 dan Hut PGRI ke 79 Tahun 2024
Pjs Wali Kota Bukittinggi, mengharapkan komitmen SKPD terkait, untuk membersihkan Bukittinggi dari gangguan ketentraman dan ketertiban umum.
Aturan hukum harus ditegakkan, apalagi sudah ada Perda yang mengatur terkait ketertiban umum, dengan 10 poin tertib, yang diatur perda tersebut.
"Untuk itu, kita bentuk tim terpadu penegakan tertib sosial Kota Bukittinggi. Ada sejumlah SKPD yang terlibat. Sehingga akan banyak gangguan trantibum yang bisa dicover atau ditanggulangi tim ini nantinya," ungkap Hani.
Lebih lanjut Pjs Wako mengatakan, Pemko Bukittinggi akan terus upayakan tindakan pencegahan berbagai bentuk pelanggaran, termasuk yang cukup viral saat ini, terkait judi online serta penyimpangan asusila.
Baca juga: Pemko dan DPRD Bukittinggi Sepakati Tiga Ranperda Menjadi Perda
"Ini dilakukan sebagai upaya pencegahan. Kita antisipasi dari dini, jangan sampai Bukittinggi dirusak dengan perilaku dan tindakan yang bisa merusak generasi muda dan nama baik Kota Bukittinggi yang kita cintai ini," pungkasnya.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi