Bertambah 1, Total Positif Covid-19 Kabupaten Solok 18 Kasus

AROSUKA, binews.id -- Gugustugas Covid-19 Kabupaten Solok hari ini kembali menginformasikan adanya penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1 orang.
"Kasus baru ini diketahui, adanya keluhan Pasien dengan Indra penciuman dan setelah dilakukan pemeriksaan Spesimen didapatkan hasilnya Positif, dengan demikian jumlah kasus Konfirmasi secara keseluruhan menjadi 18 (Delapan belas) orang," ujar Kabag Humas Pemkab Solok, sekaligus Juru Bicara Covid-19, Syofiar Syam, S.Sos, M.Si, Senin (3/8/2020).
Syofiar Syam menyampaikan total 18 orang warga Kabupaten Solok Konfirmasi positif COVID-19 tersebut karantina di BPSDM Padang sebanyak 1 (satu) orang, Karantina Mandiri sebanyak 3 (tiga) orang, Dirawat sebanyak 4 (empat) orang, Meninggal sebanyak 3 (tiga) orang, dan Sembuh sebanyak 7 (tujuh) orang,
"Data penambahan 1 (satu) kasus konfirmasi Covid-19 Kabupeten Solok tersebut Laki-laki, umur 35 tahun, beralamat di Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung. Yang bersangkutan merupakan pasien Suspect," ungkap Syofiar Syam.
Baca juga: Wabup Candra Buka Musda DPD KNPI Kabupaten Solok ke XIV Tahun 2025
Dijelaskannya, yang bersangkutan merasa adanya keluhan pada saluran Pernafasan dan setelah di lakukan Pemeriksaan Spesimen pada tanggal 02 Agustus 2020 di RSUD M. Natsir Solok, dengan hasil Positif Covid-19 (konfirmasi), yang dikeluarkan oleh pihak RS pada hari ini, Senin, 03 Agustus 2020, kemudian, yang bersangkutan untuk sementara sedang dilakukan karantina mandiri.
Selanjutnya, Syofiar juga menyampaikan pemeriksaan Spesimen yang telah di lakukan sementara ini Rapid Tes 86 orang, Swab Tes 2.225 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool test Kabupaten Solok.
"Jangan lengah karena kabar bohong, perang melawan wabah masih berlangsung, selalu jaga jarak lebih 1 meter karena Covid-19 menyebar melalui percikan yang keluar saat batuk, bersin atau saat bicara. Karena itu selalu Jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan pakai Sabun," ucap Syofiar.
Ditambahkannya, virus corona itu nyata, jika ada orang yang mengatakan virus Corona tidak nyata, jangan pedulikan.
Baca juga: 481 Kepala Daerah Terpilih Ikuti Gladi Kotor di Monas, Termasuk Bupati dan Wakil Bupati Solok
"Jangan ragu mengingatkan orang lain untuk Jaga Jarak lebih dari 1 meter, pakai Masker dan cuci tangan pakai sabun, wabah hanya bisa diatasi secara bersama-sama,"tutupnya. (Mak Itam)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- DPRD Sumbar Siap Penuhi Kebutuhan RSUD M Natsir
- Sekda Solok Tinjau RSUD Arosuka: Dorong Peningkatan Pelayanan dan Fasilitas
- Kabupaten Solok Berhasil Pertahankan Juara Umum Pada Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Sumbar ke XXI
- Sekda Medison Pimpin Rakor Daring Bersama Kementerian Dalam Negeri
- TPPS Kabupaten Solok Ikut Penilaian Kinerja Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025