Polda Sumbar Bersama TNI dan Pemda Gelar Aksi Bersih Pantai Padang
PADANG, binews.id — Polda Sumatera Barat bersama TNI dan Pemerintah Daerah menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan melakukan kegiatan bersih-bersih sampah di kawasan Pantai Padang, Selasa (10/2). Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperindah salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Padang.
Aksi bersih lingkungan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir. Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 450 personel Polri, didukung 150 personel TNI AL, 20 personel TNI AD, serta jajaran Pemerintah Kota Padang dan masyarakat sekitar.
Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, turun langsung memimpin kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan secara kolaboratif.
Dalam keterangannya, Brigjen Pol Solihin menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
"Kebersihan ini adalah tugas kita bersama. Kita harus menanamkan kedisiplinan menjaga lingkungan sejak dini, mulai dari anak-anak sekolah hingga dewasa. Jika sudah terbiasa disiplin, kita akan merasa malu jika melihat lingkungan kotor," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa kebersihan kawasan pantai memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata. Pantai Padang sebagai ikon wisata daerah harus selalu terjaga kebersihannya.
"Ini adalah destinasi wisata. Sesuai arahan Bapak Presiden untuk menjaga lingkungan, kita harus membawa nama baik daerah dengan kondisi yang bersih. Jika bersih, orang tentu akan lebih senang berkunjung," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Ia menekankan agar warga tidak membuang sampah ke aliran sungai yang bermuara ke laut.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, karena dampaknya sangat luas mulai dari banjir hingga sumber penyakit. Kesadaran ini harus muncul dari hati sendiri, jangan hanya disiplin karena ada petugas," ungkapnya.
Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kesadaran kolektif dan kebiasaan disiplin yang dibangun secara berkelanjutan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah ini akan dijadikan agenda rutin. Langkah tersebut sebagai upaya memastikan kelestarian alam di wilayah Sumatera Barat tetap terjaga.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Gubernur Mahyeldi Awali Kunjungan Kerjanya di Pasaman Barat dengan Mengisi Tausiah Subuh
- Terima Perwakilan Pedagang, Pemko Padang Tegaskan Revitalisasi Pasar Raya Demi Kesejahteraan Bersama
- Dua Meriam yang Menolak Pergi: Jejak Jepang di Tengah Hijau Lapangan Golf Semen Padang
- Sekdaprov Sumbar Ajak Jamaah Jadikan Isra Mi'raj Momentum Refleksi Spiritual
- Deklarasi Bukit Karamuntiang, Gubernur Mahyeldi Dorong Kolaborasi Pelestarian Lingkungan



