Muhidi Dorong Penguatan Kelompok Wanita Tani untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Senin, 09 Februari 2026, 11:10 WIB | Politik | Kota Padang
Muhidi Dorong Penguatan Kelompok Wanita Tani untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan komitmennya untuk menggerakkan Kelompok Wanita Tani (KWT) sesuai dengan kebutuhan riil yang mereka hadapi di lapangan. HUMAS

PADANG, binews.id -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan komitmennya untuk menggerakkan Kelompok Wanita Tani (KWT) sesuai dengan kebutuhan riil yang mereka hadapi di lapangan.

Komitmen tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas usaha, menambah pendapatan keluarga, serta memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di tengah tantangan ekonomi yang kian kompleks.

Hal itu disampaikan Muhidi saat menggelar kegiatan reses bersama sekitar 100 anggota dari 13 Kelompok Wanita Tani se-Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Kegiatan reses tersebut berlangsung di Rumah Tengah Sawah, Kecamatan Pauh, pada Minggu (8/2/2026), dengan suasana dialogis dan penuh keterbukaan.

Dalam pertemuan tersebut, Muhidi menyampaikan keyakinannya bahwa keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi melalui wadah KWT akan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga.

Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan KWT tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang seragam. Menurutnya, setiap kelompok memiliki potensi dan kebutuhan yang berbeda sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan.

"Kami memang menggerakkan kelompok-kelompok tani sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan. Ada yang fokus ternak ayam, ada yang ternak kambing, ada yang mengembangkan kolam ikan, dan ada pula yang bergerak pada keterampilan-keterampilan usaha lainnya," kata Muhidi.

Oleh karena itu, Muhidi mengingatkan para anggota KWT agar mengusulkan program maupun bantuan yang benar-benar dibutuhkan dan memiliki manfaat jangka panjang.

Ia menekankan pentingnya program yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata, tetapi mampu berkembang dan berkelanjutan sehingga memberikan dampak ekonomi yang nyata.

Selain penguatan usaha, Muhidi juga berkomitmen menghadirkan pelatihan-pelatihan keterampilan bagi anggota KWT, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, manajemen usaha, hingga pemasaran.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi kunci agar kelompok mampu mandiri dan bersaing dalam menghadapi dinamika ekonomi.

Halaman:
IKLAN MBG

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: