Deklarasi Bukit Karamuntiang, Gubernur Mahyeldi Dorong Kolaborasi Pelestarian Lingkungan

Minggu, 08 Februari 2026, 11:19 WIB | Ragam | Kota Padang
Deklarasi Bukit Karamuntiang, Gubernur Mahyeldi Dorong Kolaborasi Pelestarian Lingkungan
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah membuka kegiatan Deklarasi Bukit Karamuntiang yang diselenggarakan IKA Faperta Unand. Pelaksanaan kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman simbolis satu juta pohon asuh di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unand.

PADANG, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka kegiatan Deklarasi Bukit Karamuntiang yang diselenggarakan Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas (IKA Faperta Unand). Pelaksanaan kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman simbolis satu juta pohon asuh di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unand, Limau Manis, Padang, Sabtu (7/2/2026).

Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada IKA Faperta Unand atas inisiatif tersebut yang dinilainya sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025--2029, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan, serta perlindungan kawasan strategis dan daerah aliran sungai.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian lintas generasi dalam memperkuat kesadaran publik terhadap pengelolaan lingkungan dan ketahanan wilayah," ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen memperkuat konservasi sumber daya alam, pengendalian alih fungsi lahan, rehabilitasi kawasan kritis, serta pengembangan sistem pertanian yang adaptif, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

Menurutnya, Deklarasi Bukit Karamuntiang menjadi simbol komitmen bersama bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan secara sektoral dan membutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, alumni, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat luas.

"Kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan ini menjadi hal yang sangat penting dan perlu terus diperkuat," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar penanaman pohon tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata, melainkan diikuti dengan perawatan dan pengasuhan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

"Saya minta pohon yang ditanam tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat dengan baik," tegasnya.

Sementara itu Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hafrizal Handra menyambut baik program yang digagas IKA Faperta Unand sebagai kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan dan penguatan pembangunan berkelanjutan di Sumbar.

Halaman:
IKLAN MBG

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: