Rakor di Pesisir Selatan, Sekdaprov Sumbar Dorong Hilirisasi Produk Unggulan Daerah

Selasa, 17 Maret 2026, 11:46 WIB | Pemerintahan | Kab. Pesisir Selatan
Rakor di Pesisir Selatan, Sekdaprov Sumbar Dorong Hilirisasi Produk Unggulan Daerah
Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi mendorong penguatan hilirisasi produk unggulan daerah sebagai strategi meningkatkan nilai tambah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. ADPIM
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING
PESSEL, binews.id -- Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi mendorong penguatan hilirisasi produk unggulan daerah sebagai strategi meningkatkan nilai tambah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi antara Pemprov Sumbar dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (16/3/2026).


Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai upaya menyelaraskan program-program strategis pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar pelaksanaannya lebih efektif, terarah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Dalam arahannya, Arry Yuswandi menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, penyelarasan program menjadi kunci agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan sekaligus mampu mengoptimalkan pemanfaatan anggaran secara tepat sasaran.


Ia menilai Kabupaten Pesisir Selatan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, mulai dari sektor kelautan dan perikanan, perkebunan, hingga pertanian. Potensi tersebut, menurutnya, perlu diperkuat melalui pengembangan hilirisasi agar mampu meningkatkan daya saing dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.


"Pesisir Selatan memiliki potensi ekonomi yang sangat lengkap. Garis pantainya panjang, sektor perkebunan dan pertaniannya juga kuat. Potensi ini perlu kita dorong melalui hilirisasi agar memiliki nilai tambah sekaligus meningkatkan daya saing daerah," ujar Arry.


Selain itu, ia juga mengingatkan agar pemanfaatan dana Transfer ke Daerah (TKD) dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sehingga benar-benar mendukung program prioritas pembangunan.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: