DPRD Pasaman Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020

PASAMAN, binews.id -- DPRD Kabupaten Pasaman gelar rapat paripurna atas pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pasaman tahun anggaran 2020.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, Bustomi, didampingi Wakil Ketua, Danny Ismaya, dan Yasri. Turut hadir Bupati Pasaman, Benny Utama, Sekda, Drs.Mara Ondak, Sekretaris DPRD Jhonneri, Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, Instansi Vertikal beserta pimpinan BUMD di Gedung Syamsiar Thaib, Selasa (15/6/2021).
Setelah penyampaian pandangan akhir fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, dan dilanjutkan penandatanganan bersama atas Ranperda, Bupati Pasaman menyampaikan sambutannya.
"Pelaksanaan APBD tanpa diiringi dengan pertanggungjawaban tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggaran pemerintah yang baik," ujar Benny Utama.
Baca juga: Bupati Sabar AS, Berikan Penghargaan Pegiat dan Bunda Literasi
Hal ini akan memungkinkan terjadinya penyalahgunaan keuangan daerah dan berimbas pada pembangunan yang dilaksanakan. "Tidak kalah penting, adalah hasil pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan pedoman, dan menjadi titik tolak bagi perencanaan pembangunan ke depan," terang Benny Utama.
Kemudian bupati menambahkan, dengan telah menandatangani persetujuan bersama atas Ranperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 tentunya akan segera diteruskan kepada Pemerintah Daerah Provinsi untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Setelah ditetapkannya Perda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, akan mempercepat proses perubahan APBD tahun anggaran 2021.
Di akhir sambutannya bupati menyampaikan, dengan telah disepakatinya Ranperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pasaman tahun anggaran 2020, maka telah diketahui secara pasti sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya. Sehingga besaran tersebut harus disesuaikan kembali pada perubahan APBD tahun anggaran 2021.
"Dengan Perda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pasaman tahun anggaran 2020 berarti satu tahapan akhir dari siklus anggaran telah pula kita lalui, khususnya dalam pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020," jelas Bupati Pasaman. (*/bi)
Baca juga: 50 Club Ikut Ramaikan Kejuaraan Futsal Kajari Cup II Pasaman, Bupati Sabar AS Berikan Apresiasi
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Terkait Beredarnya Video di Media Sosial, KPU Pasaman Lakukan Klarifikasi
- Kinerja KPU Pasaman Berjalan Sukses, di Apresiasi Legislator Pemerintah Pasaman
- Hasil Audit Dana Kampanye Pilkada Pasaman 2024, KPU: Semua Paslon Dinyatakan Patuh
- Nurul Afif Anggota DPRD Pasaman Ajak Generasi Muda Teladani Nilai Kepahlawanan
- PPK Dan PPS Se-Pasaman Tegaskan Integritas Serta Netralitas Sebagai Penyelenggara Pemilu