ICGCS 2021 Dihadiri 50 Penyaji Berkaliber Ahli
PADANG, binews.id — Pelaksanaan International Conference on Gender, Culture and Society 2021 (ICGCS 2021). ICGCS 2021 secara virtual zoom berjalan dengan baik.
Konferensi internasional ini dimulai dengan opening speech Ketua 1st ICGCS 2021, Dr. Ike Revita, M.Hum. Ike menyampaikan tujuan dari penyelenggaraan conference ini yaitu untuk mempromosikan wawasan dan diskusi baru mengenai perspektif global saat ini.
"Yang tetap mempertimbangkan perbedaan pendekatan bidang akademik dan mata pelajaran dari waktu ke waktu, negara dan sektor ekonomi dengan implikasinya," ujar Dr Ike Senin 30 Agustus 2021.
Selain itu ICGCS 2021 untuk meningkatkan dan berbagi pengetahuan ilmiah tentang penelitian gender, anak dan keluarga.
Baca juga: Gubernur Mahyeldi Hadiri Halalbihalal IKA UNAND
Ketua Asosiasi Pusat Studi Wanita, Gender, Anak dan Keluarga Indonesia (ASWGI), Prof. Emy Susanti, MA dan Rektor Universitas Andalas, Prof. Yuliandri, SH., MH juga turut membuka ICGCS 2021 tadi.
ICGCS 2021 diselenggarakan Pusat Pengembangan Gender, Anak, dan Keluarga (PPGAK) Universitas Andalas dan ASWGI Indonesia. PPGAK Universitas Andalas saat ini diketuai oleh
Dr. Jendrius, M.Si. ICGCS sendiri untuk pelaksanaannya akan dilakukan secara virtual dengan menggunakan aplikasi Zoom Online Meeting.
"Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai ini, penyelenggaraan 1st ICGCS 2021 secara virtual diharapkan mampu menjadi media dan juga pioneer tempat bertemunya para scholar, civitas akademika, peneliti, akademisi, mahasiswa, pembuat kebijakan, pemerhati masalah gender serta lembaga pembangunan nasional, maupun internasional dalam upaya menyiapkan langkah-langkah dalam menghadapi tantangan yang berkembang terhadap kesetaraan gender dan inklusi sosial," ujar Dr Jendrius MSi.
Baca juga: Halal Bihalal Unand Jadi Momentum Penguatan Solidaritas dan Daya Saing Global
Dari penyelenggaraan 1st ICGCS 2021 kaga Jendrius diharapkan adanya suatu keputusan dan juga kesepakatan sehingga persoalan gender di ranah nasional dan internasional dapat diminimalisir.
Penulis: Putri
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- 3.328 Calon Guru Ikuti Workshop Implementasi Kurikulum Nasional di UNP
- UNP Perluas Akses Pendanaan Global untuk Pembangunan Infrastruktur Kampus
- Audiensi UNP dan Antara, Peran Akademisi di Ruang Publik Ditekankan
- Wawako Maigus Nasir Ingin MTQ Jadi Landasan Pembentukan Karakter Generasi Muda
- Mastilizal Aye Soroti Kasus Bullying Pelajar di Padang






