Jualan Kue Kering Jalan, Prokes Diterapkan
Semenjak pandemi ini juga, cara ia menyajikan dagangannya juga sudah diubahnya. Mulai dari memakai sarung tangan plastik dan memberi bungkus plastik setiap kue keringnya.
"Saya ingin dagangan saya laku dan semuanya aman dari virus. Intinya tentu saya harus tetap sehat, karena kalau saya sakit tentu tak bisa jualan lagi dan dapur bisa tak barasap," katanya.
Eva juga bercerita, kalau suaminya saat ini juga hanya banyak berdiam diri di rumah semenjak corona menyerang. Karena sebagai tukang, suaminya tak banyak lagi mendapat orderan karena mungkin masyarakat takut terpapar dari orang-orang asing.
Baca juga: Ekonomi Dharmasraya 2025 Meningkat Pesat, Mayoritas Indikator Melebihi Rata-rata Provinsi
"Jadi, sekarang keluarga kami hanya bergantung dengan jualan kue kering ini. Agar semuanya bisa laku dan terjual, ke luar rumah saya wajib memakai masker dan mematuhi aturan yang ada," katanya. (*)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Efisien, Transparan, dan Ramah Lingkungan, KAI Divre II Sumbar Optimalkan Penggunaan BBM untuk Mobilitas Masyarakat
- Wagub Vasko Dorong Kab/Kota di Sumbar Tiru Langkah Pariaman Perluas Pasar Produk Pangan
- Sinergi Berkelanjutan, OJK dan Universitas Andalas Sepakati Nota Kesepahaman Baru
- Jaga Kualitas Layanan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Divre II Sumbar Lakukan MCU Rutin bagi Pekerja
- OJK Cabut Izin Usaha BPR Sungai Rumbai di Dharmasraya






