Hidayat Dorong Pelaku UMKM Ambil Modal Usaha Bukan dari Rentenir

PADANG, binews.id -- Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Hidayat, menyatakan, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumbar untuk berkembang masih terkendala dari segi pemodalan.
Adapun pemodalan untuk usahanya masih ada dari pelaku UMKM yang meminjam dari rentenir yang tentu dengan bunganya mencekik.
"Ingin modal yang instan dan cepat, para pelaku UMKM malah meminjam ke rentenir, tentunya bunga yang mencekik. Maka, untuk itu pelaku UMKM ini butuh modal usaha mesti ramah terhadap bank," jelasnya saat Bimtek UMKM di Basko Hotel Padang Senin (29/11/2021).
Karena itu, ia meminta pelaku UMKM ini mesti ramah terhadap perbankan, namun pelaku UMKM ini masih ada aja terkendala dalam meminjam pemodalan di bank.
Baca juga: Hj. Nevi Zuairina Dorong BUMN Energi Percepat Pengembangan Baterai EV dan Optimalisasi Limbah
"Kendala yang sering saya didengar tidak ingin meminjam ke bank, pertama tidak mengetahui proses, dan sebagainya," tuturnya.
Hidayat mengungkapkan, jika peminjaman modal di bank sebenarnya proses tidak sesulit yang dipikirkan, namun yang terpenting tidak ada catatan kredit macet. Apalagi, perbankan ini jelas dan bunganya pun rendah dan tentu tidak mrncekik dibandingkan meminjam kepada rentenir.
"Minjam modal usaha di bank selain aman, mudah dan terpenting peminjam tidak ada catatan kredit macet, tentu dengan bunga yang rendah dibandingkan meminjam secara instan kepada rentenir, tentu bank juga punya program unggulan untuk pelaku usaha yang ingin modal," katanya.
Sementara itu, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Gusti Candra, mengatakan, saat ini bank nagari memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk peminjaman pemodalan.
Baca juga: Nevi Zuairina minta Pengawasan BBM Subsidi Ditingkatkan dan Pelanggar Harus Diberi Efek Jera
"Kami mempunyai beberapa program untuk pelaku usaha produktif yang ingin menambah modal usaha, ada yang memakai anggunan dan tanpa anggunan, namun dengan jumlah yang berbeda," katanya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
- Permudah Akses Perbankan untuk UMKM, Pemko Padang Bersinergi dengan CIMB Niaga
- Evaluasi untuk Adinata Syariah 2025, Gubernur Mahyeldi Targetkan Sumbar Kembali Raih Juara Umum
- OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
- Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Inisiasi Pemprov dan Pertamaina Terkait Stabilisasi Stok BBM