Potensi Penangkapan Ikan di Sumbar Capai 565,100 Ton per Tahun

Fokus pembangunan untuk budidaya tangkap ini tertuju pada alat bantu tangkap nelayan. Sarana penangkapan, mesin, alat tangkap berupa jaring. Kemudian ada juga alat bantu penangkapan seperti pispot.
Kemudian bidang konservasi sebutnya fokus untuk menjaga ekosistem.
"Ekosistem laut kita sangat kaya, ada mangrove dan terumbu karang yang menjadi tempat habibat ikan. Banyak praktik yang merusak terumbu karang, mangrov itu. Adapun konservasi yang akan kita lakukan, berupa rehabilitasi mangrove dan transplanstasi terumbu karang. Kemudian, konservasi berupa penanaman pohon-pohon pelindung pantai yang kena abrasi," ujarnya.
Baca juga: Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
Selain pengembangan budidaya tangkap dan perikanan budidaya, pihaknya juga akan melakukan pembangunan di hilirisasi. Dengan membina unit-unit pengolahan ikan, guna meningkatnya usaha dan konsumsi ikan.
"Ikan tidak hanya sebagai teman makan nasi. Tetapi juga sebagai snack, kita juga mendorong peningkatan konsumsi ikan yang mampu meningkatkan kesehatan, kecerdasan, dan mencegah stunting. Mencegah anak-anak lahir kurang berat badan, karena pengaruh juga dengan generasi kita di masa yang akan datang," tuturnya. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ketua DPRD Sumatera Barat Resmi Membuka Kegiatan Pilar-Pilar Sosial Kota Payakumbuh Angkatan XIV di Bukittinggi
- Nevi Zuairina Dorong UMKM Sumatera Barat Tingkatkan Mutu Melalui Halal Branding
- Raih Penghargaan Pendukung Program Kota Waqaf, Gubernur Mahyeldi : Kita Terus Maksimalkan Potensi Waqaf
- Kunjungan Hj. Nevi Zuairina ke Bazar UMKM BPJE PKS Sumbar
- Hj. Nevi Zuairina Hadiri Bimtek Peningkatan Ekonomi Perempuan di Bukittinggi