Simpang Empat - Panti Sempat Tertimbun Longsor, Begini Kata UPTD Jalan Wilayah I Sumbar

PASAMAN BARAT, binews.id - Ruas Jalan Provinsi Sumbar Panti - Simpang Empat tepatnya KM 251 + 500 Rimbo Kejahatan akhirnya bisa kembali bisa dilewati kendraan roda empat dan roda dua.
Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumbar melalui kepalaUPTD Jalan Wilayah I Adratus Setiawan menjelaskan pembersihan material longsoran di Rimbo Kejahatan ruas Jalan Provinsi Sumbar sudah bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.
Kondisi akses Jalan Provinsi Sumbar ruas Panti - Simpang Empat rawan akan longsor akibat curah hujan sangat tinggi disertai gempa, saat ini telah bisa dilewati kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, tetapi truck bermuatan berat belum diizinkan untuk dilewati, karena kondisi tanah badan jalan belum stabil.
Sementara itu, Petugas Lapangan UPTD Jalan Wilayah I Provinsi Sumbar Khairul Anwar didampingi Mitra Hengky menambahkan, Senin 7 Maret 2022 sekitar pukul 14.00 Wib akses Ruas Jalan Provinsi Panti -Simpang Empat KM 251+500 tepatnya Rimbo Kejahatan yang terban sepanjang 50 meter pada tanggal 28 Februari 2022 sudah bisa kembali dilewati kendraan roda dua dan roda empat, arus lalu lintas kembali normal setelah pembersihan longsoran telah berhasil di pindahkan serta badan jalan sepanjang 50 meter di hampar sirtu dan material timbunan cadas.
Baca juga: SHE Challenge SIG Tahun 2025, Delapan Tim Bersaing di Fire Ground PT Semen Padang
"untuk kendraan roda dua dan roda empat mini bus sudah bisa melewati jalan tersebut namun kendraan bermuatan berat masih belum bisa di izinkan melintas dikarenakan kondisi tanah dan badan jalan yang masih labil", Kata Khairul Anwar akrab di sapa Ucok.
Tak jauh beda Erasukma Munaf Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumbar menjelaskan kerja keras tanpa henti serta kerjasama lapangan yang diperlihatkan oleh UPTD Jalan Wilayah-I dan ULG Workshop dan Peralatan dibantu TNI, Polri dan masyarakat sisa material longsoran sebagai ujung tombak penanggulangan bencana telah bahu membahu berhasil memulihkan kembali fungsi jalan yang menghubungkan Panti dan Simpang Empat.
Meski sempat terkendala kondisi cuaca dilokasi bencana gerak cepat dan tanggap tim lapanganserta tim pelaksana lapangan telah sejalan dengan moto insan Pekerjaan Umum yang berdedikasi untuk kemanusian.
Dengan pulihnya arus lalu lintas Panti -- Simpang Empat sangat membantu sekali terutama dalam pengiriman bantuan dan logistik untuk masyarakat yang terkena dampak bencana gempa baik itu menuju Jorong Timbo Abu, Jorong Simpang, Jorong Tombang dan Talu di Kecamatan Talamau bisa kembali di lewati pengendara bermotor. (buyung)
Baca juga: PT Semen Padang Gelar Seminar di Puncak Bulan K3 Nasional untuk Perkuat Budaya K3
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- 100 Tukang dan Pemilik Toko Bangunan Pasbar Ikuti Pelatihan Aplikasi Produk PT Semen Padang
- Transisi Menuju Ekonomi Hijau, SIG dan BTN Berkolaborasi Bangun Rumah Terjangkau dan Ramah Lingkungan
- Nevi Zuairina Dorong KWT di Pasaman Barat untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- PT. Perkebunan Nusantara IV Rayakan Hari Lingkungan Hidup Dunia di Pasaman Barat dengan Penebaran Bibit Ikan
- Hj. Nevi Zuairina Serahkan Bantuan TJSL dari PT Kimia Farma untuk Pondok Tahfiz Nurul Iman di Pasbar