DPRD Sumbar Tetapkan Hasil Rekomendasi LHP-BPK RI

PADANG, binews.id -- Setelah melalui berbagai pembahasan dan diskusi terhadap LHP-BPK RI, atas kepatuhan terhadap belanja daerah tahun 2021, DPRD Sumbar menggelar rapat paripurna untuk penetapan hasil panitia khusus (Pansus) LHP-BPK tersebut Rabu (16/3/2022).
Sebelum mengambil keputusan, pimpinan DPRD Sumbar meminta Pansus memberikan laporan setiap tahapan, sampai mendapatkan sebuah hasil yang bisa diputuskan pada sidang paripurna tersebut.
Ketua Pansus LHP-BPK RI atas belanja daerah tahun 2021 Bakri Bakar mengatakan, sebelumnya sudah melakukan berbagai pembahasan, diantaranya pertemuan dan diskusi dengan stakeholder, termasuk SKPD dan lainnya.
"Kami sudah melakukan berbagai tahapan, baik diskusi, studi, maupun lainnya, sehingga sebagai panitia khusus yang dibentuk lembaga ini, bisa menghasilkan keputusan benar-benar objektif dan akurat, untuk kepentingan banyak orang," ulas Bakri Bakar dalam sidang paripurna.
Baca juga: DPRD Gelar Rapat Paripurna HJK ke-234 Kota Padang Panjang
Bakri Bakar juga mengatakan, dalam hal kepatuhan, pada dasarnya BPK Perwakilan Sumatera Barat menyetujui apa yang dilakukan pansus, khususnya masalah temuan, Karen sifatnya berulang dari tahun sebelumnya.
Banyak lagi penilaian yang ke depan perlu diperbaiki sehingga masa akan datang pemerintah daerah, OPD dan pihak-pihak harus menyikapi rekomendasi BPK paling lambat 60 hari.
Adanya temuan berulang-ulang, agar gubernur memberikan tindak pada ASN dan lainnya, sesuai dengan aturan berlaku, juga mengantisipasi permasalahan pada masa akan datang.
Selain itu perlu adanya penambahan fungsional pengawasan sesuai dengan perundang-undangan berlaku, sehingga bisa meminimalisir pelanggaran berulang-ulang.
Baca juga: Bamus DPRD Sumbar Tetapkan Jadwal Padat untuk Anggota Dewan hingga Agustus 2024
Pansus juga dalam rekomendasinya dengan tegas meminta agar pemerintah daerah menindak tegas para rekanan yang tidak mampu melaksanakan kerja, sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin
- DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Gubernur atas Ranperda SPBE
- Wigiyono Gelar Pengajian, Santunan Anak Yatim, dan Sunatan Massal Sambut Bulan Suci Ramadan
- Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tampung Aspirasi Masyarakat Kecamatan Padang Timur
- Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi Masyarakat di Hari Terakhir Reses Perseorangan