DORONG PENGEMBANGAN UMKM
Wapres Resmikan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dI Sumatera Barat

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan juga berpesan agar seluruh jajaran dan lembaga di Sumatera Barat termasuk universitas agar terus mendukung UMKM dengan membuat inovasi atau kreativitas baru sehingga UMKM dapat terus berkembang.
Rangkaian Kampanye Gernas BBI ini dilakukan dalam rangka meningkatkan jumlah pelaku UMKM yang masuk ke ekosistem digital, meningkatkan jumlah belanja produk lokal, perluasan pemasaran, dan mempermudah akses permodalan.
Kegiatan Gernas BBI ini melibatkan 332 Pelaku UMKM binaan Kementerian/Lembaga, Pemda, Pemkot, dan para mitra pendukung lainnya. Saat ini terdapat 45 UMKM dalam Gernas BBI di Bukittinggi dan ditargetkan untuk mengikuti seluruh kegiatan showcasing dan pendampingan. Selanjutnya pada Juni 2022 akan diperoleh lima pelaku UMKM yang akan keluar sebagai UMKM champion.
Baca juga: OJK Cabut Izin Tiga BPR di Sumbar Sepanjang 2024, Optimalkan Pengawasan Perbankan
Bersamaan dengan peresmian Gernas BBI juga diluncurkan Virtual Expo yang merupakan platform berbasis web sebagai bentuk Inovasi Digital 3-Dimensi yang hadir melalui solusi Virtual Exhibition. 3D Virtual Exhibition ini juga bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan alam, budaya dan UMKM yang ada di Indonesia yang sangat beragam.
Pembukaan kampanye Gernas BBI yang bertepatan dengan bulan Ramadan dan Sumatera Barat sebagai tuan rumah memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan ekosistem industri halal. Bentuk dukungan kepada UMKM salah satunya melalui pembentukan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, Sehat) Los Lambuang di Kota Bukittinggi dan UMKM Halal Hub Bukittinggi
OJK juga terus mendorong industri jasa keuangan untuk memberikan dukungan langsung kepada para pelaku UMKM dan petani yang ada di Sumatera Barat. Pada saat acara peresmian Gernas BBI, juga diserahkan bantuan mesin produksi saus tomat dan penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani tomat KWT Mawadah sebesar Rp225 juta oleh Bank Rakyat Indonesia, sertifikasi halal kepada 100 UMKM oleh Bank Negara Indonesia, serta bantuan pembentukan Zona KHAS oleh Bank Syariah Indonesia. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ketua DPRD Sumatera Barat Resmi Membuka Kegiatan Pilar-Pilar Sosial Kota Payakumbuh Angkatan XIV di Bukittinggi
- Nevi Zuairina Dorong UMKM Sumatera Barat Tingkatkan Mutu Melalui Halal Branding
- Raih Penghargaan Pendukung Program Kota Waqaf, Gubernur Mahyeldi : Kita Terus Maksimalkan Potensi Waqaf
- Kunjungan Hj. Nevi Zuairina ke Bazar UMKM BPJE PKS Sumbar
- Hj. Nevi Zuairina Hadiri Bimtek Peningkatan Ekonomi Perempuan di Bukittinggi