Ini Tanggapan HM Nurnas Soal Hanya 4 OPD dari 55 yang Patuh untuk Keterbukaan Informasi Publik
PADANG, binews.id - Laporan yang disampaikan oleh Komisi Informasi Sumbar terkait kepatuhan penyerahan laporan layanan informasi publik, dinilai anggota DPRD Sumbar, HM Nurnas sebagai fakta dari pembangkangan peraturan.
HM Nurnas menyebut PPID Pelaksana di lingkungan Pemprov Sumbar harus memahami regulasi terkait keterbukaan informasi publik.
"Ada UU No.14 Tahun 2008, Permendagri 3 Tahun 2017, Peraturan KI Nomor 1 Tahun 2021, PPID dan PPID Pelaksana harus paham itu, mana hak dan mana kewajiban, ketidakpatuhan ini jelas melanggar UU dan Permendagri," tegas HM Nurnas.
HM Nurnas yang memang aktivis transparansi ini juga menyesalkan koordinasi antara PPID Utama dan PPID Pelaksana yang hanya sekedar lepas tanggung jawab saja.
"PPID Utama yaitu Dinas Kominfotik dan PPID Pelaksana di seluruh OPD jangan seperti lampu "togok", lampu kecil yang ditempel di dinding pada masa lalu, antara ada dan tiada," kata Nurnas tegas.
"PPID sekarang hanya seperti pelepas tanya saja, ada PPID ? Ada. Tapi apa yang dilakukan? Tidak jelas, koordinasi saja tidak berjalan, ini yang saya lihat seperti lampu togok saja," sambung Nurnas.
PPID adalah organisasi yang sangat berperan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik. PPID ini yang menyediakan informasi publik, menyebarluaskan informasi publik, dan menerima permohonan informasi sampai penyelesaian sengketa.
"Kalau PPID seperti ini juga, siap siap saja Sumbar menjadi provinsi tidak informatif, Gubernur dan Sekda harus serius menyikapi kondisi seperti yang dilaporkan Komisi Informasi," harap Nurnas.
Baca juga: Bupati Jon Firman Pandu Pimpin Rakor, OPD Diminta Solid Tingkatkan Pelayanan Publik
Dari data yang dirilis Komisi Informasi Sumbar, hanya 4 OPD yang menyerahkan laporan pelayanan informasi publik. Pelaporan ini bagi KI adalah salah satu indikator kepatuhan badan publik dalam menjalankan regulasi KIP. (bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Gubernur Sumbar Hadiri Paripurna DPRD, Tekankan Sinergi dan Agenda Strategis Masa Sidang Ketiga
- DPRD Sumbar Serahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Soroti Keuangan Daerah dan Sektor Strategis
- Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Otonomi Daerah Harus Hadirkan Kesejahteraan Nyata bagi Masyarakat
- DPRD Sumbar Kawal RKPD 2027 di Tengah Tekanan Anggaran dan Beban Pascabencana
- DPRD Sumbar Soroti Isu LGBT, Tekankan Penguatan Nilai Adat dan Regulasi






