Pasca Longsor, Jembatan Darurat Disiapkan di Aia Dingin, Buka Akses Solok - Muaro Labuah

Senin, 20 April 2020, 18:16 WIB | Peristiwa | Kab. Solok
Pasca Longsor, Jembatan Darurat Disiapkan di Aia Dingin, Buka Akses Solok - Muaro Labuah
Balai Jalan Wilayah Sumbar sedang membuat jembatan darurat untuk menyediakan jalur alternatif dari Muaro Labuh, Senin (20/4/2020)
IKLAN GUBERNUR

AROSUKA, binews.id - Pemerintah Kabupaten Solok cepat merespon Longsor besar yang terjadi di Jorong Cubadak Nagari Aia Dingin kec. Lembah Gumanti Kabupaten Solok, Sabtu (18/4) malam.

Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin langsung ke lokasi longsor begitu mendapat informasi terjadi bencana longsor hingga menyumbat jalan dari dan ke Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan, bersama Dandim 0309 Solok Letkol Arm Reno Triambodo, S.Sos. M.I. Pol, Koramil, Kapolsek dan Camat Lembah Gumanti.

Disampaikan, longsor diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.00 wib, Sabtu (18/4) malam. Dipicu hujan deras, longsor membawa material lumpur dan pasir. Bahkan saat ini, potensi longsor susulan masih terlihat, sehingga perlu pengerukan dari atas, agar jangan terulang lagi.

" Material longsor yang menimbun badan jalan ada sepanjang 150 meter dengan ketinggian 50 meter. Kita perkirakan belum siap dalam tiga hari ini," jelas Wabup Yulfadri yang mengaku masih berada di lokasi longsor, Minggu (18/4).

Baca juga: Jalan Sehat HUT ke-17 Partai Gerindra, Ratusan Ribu Warga Padang Tumpah Ruah Memeriahkan

Selain memutus arus lalu lintas dari Solok Selatan ke Kabupaten Solok, Wabup menyampaikan longsor juga menimpa dua unit rumah penduduk setempat. " Titik longsor di Jorong Cubadak. Kita langsung berkoordinasi dengan Balai Jalan wilayah Sumbar. Sekarang tiga unit alat berat sudah dikerahkan untuk melakukan pembersihan material yang menumpuk di jalan," kata Yulfadri Nurdin

Atas kondisi itu, arus lalu-lintas dari Padang atau Solok ke Muaro Labuh dan sebaliknya, benar-benar telah tersumbat. Jangankan lalu lintas kendaraan, untuk jalan orang saja nyaris tidak bisa.

" Ada gundukan pasir di bagian atas bukit, sehingga perlu dibersihkan juga. Sementara material longsor juga menumpuk dalam sungai, sehingga terjadi penyumbatan aliran sungai. Ini juga harus dilakukan normalisasi," kata Yulfadri Nurdin

Disisi lain, petugas alat berat akan bekerja ekstra untuk membersihkan badan jalan, termasuk melakukan pembersihan dibagian atas bukit, yang kondisinya sangat rawan terjadi longsor susulan.

Baca juga: HJK 234 Bertabur Hadiah, Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama

"Mengantisipasi itu pihak Balai Jalan Wilayah Sumbar sedang membuat jembatan darurat untuk menyediakan jalur alternatif dari Muaro Labuh. Ia memperkirakan pembuatan jembatan darurat selesai dalam tiga hari ke depan,"jelas Wabup. (mel/siska)

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: