Penataan Aset dilakukan Secara Totalitas

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat akan terus melakukan penataan asetnya secara totalitas sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya itu dilakukan agar semua aset yang diolah Pemkab memang betul-betul terdata dengan baik. Agar hal itu tercapai, maka Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) juga difokuskan kepada penatausahaan aset yang ada.
Demikian disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Mawardi Roska, Selasa (21/6) di Painan, sebab persoalan aset juga dijadikan sebagai atensi agar di masa datang.
"Karena penataan aset dijadikan sebagai atensi oleh Pemkab Pessel, sehingga di daerah ini penataan aset dilakukan secara totalitas sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku. Tujuannya agar di masa datang tidak ada lagi aset yang tidak terdata," katanya.
Dia menambahkan bahwa perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah didapatkan Pessel sebanyak delapan kali secara berturut-turut, termasuk WTP 2021 yang diterima tahun 2022 ini, hendaknya dijadikan sebagai motivasi bagi aparatur untuk bekerja lebih baik lagi.
Baca juga: Wujudkan Pengelolaan Aset yang Transparan dan Akuntabel, BPKD Gelar Sosialisasi PPPPBMD
"Kita menyadari tugas-tugas ke depan semakin berat dan kompleks. Oleh karena itu, setiap aparatur perlu terus meningkatkan kompetensinya. Tujuannya agar aparatur dapat menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya," ujar Mawardi.
Dijelaskan juga bahwa predikat WTP yang kembali diraih untuk kedelapan kalinya itu, hendaknya dijadikan sebagai penyemangat bahwa prestasi itu bisa dijadikan sebagai budaya agar bisa terus dipertahankan.
"Bagi saya penerimaan WTP yang sudah ke delapan kali itu, merupakan bukti bahwa Pessel memang serius mematuhi regulasi dalam pengelolaan keuangan daerah, termasuk juga dalam melakukan penataan aset yang ada. Diharapkan ini bisa menjadi budaya dan bisa dipertahankan setiap tahunnya," tutup Mawardi.(*/hms)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Pengurus DPD Iluni UNP Pessel Periode 2023-2027 Dikukuhkan, Rektor Prof Ganefri: Diharapkan Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah
- Gubernur Mahyeldi Tinjau Kerusakan TPI Surantih Akibat Banjir, Minta Rincian Kerugian Segera Dilaporkan
- Owner Dempo Grup Bantu Korban Banjir Ranah Pesisir
- Gubernur Mahyeldi Serahkan Kayu Tak Bertuan Temuan Dishut Sumbar untuk Pembangunan Masjid di Pesisir Selatan
- Camat Denny Anggara Wakili Pesisir Selatan