Minyak Goreng Mahal dan Langka, Ini yang Dilakukan Perusahaan Plat Merah

PASBAR, binews.id -- Atasi kelangkaan minyak goreng, PT Perkebunan Nusantara IV Kebun Timur gelar operasi Pasar bantu warga di dua Kabupaten berbeda Provinsi.
"Management perusahaan PT.PN IV Kebun Timur menggelar operasi pasar murah bagi warga yang berada di dua kabupaten beda provinsi yakni Kabupaten Madina dan Kabupaten Pasaman Barat," ujar Asisten Tata Usaha Kebun Timur PT. PN IV Muhammad Zaki.
Pendistribusian minyak goreng curah di salurkan oleh pihak Management Perusahaan PT.PN IV Kebun Timur guna membantu warga sekitar perusahaan yakni warga di dua kabupaten bertetangga perbatasan Sumbar dengan Sumut.
Adapun titik lokasi yang di pilih guna operasi pasar minyak goreng murah yakni lokasi Kebun Timur, Kebun Balap, Desa Baru, dan Silaping. Ia mengatakan operasi minyak goreng tersebut di sediakan kuota sebesar 30 ribu liter.
Baca juga: Langka dan Harga Melambung, Warga Desa Matotonan Mentawai Produksi Minyak Goreng dari Buah Kelapa
Masing - masing warga dapat memperoleh migor tersebut masing - masing per orang setiap hari berlaku 10 liter dengan harga jual sebesar Rp11.000 / liternya.
Operasi migor tersebut di mulai sejak 13-17 Juli 2022, disamping itu selain beras, minyak goreng juga menjadikan kebutuhan vital saat ini, dengan hadirnya PT.PN IV Peduli dan berbagi dapat meringankan beban warga terkait mahal dan susahnya memperoleh minyak goreng. (*/Buyung)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Gubernur Mahyeldi Salurkan Bantuan Ayam KUB di Pasaman Barat
- Nevi Zuairina Menyampaikan Sosialisasi Peran SNI dan Penilaian Kesesuaian bagi Pelaku UMKM di Pasaman Barat
- Nevi Zuairina Beri Fasilitas Pelatihan dan Bantuan Foto Produk bagi 100 UMKM Pasbar
- Wabup Risnawanto serahkan Bantuan Langsung Tunai
- Serikat Petani Indonesia (SPI) Basis Aia Gadang tuntut PT Anam Koto Serahkan Lahan 711 Ha