Pariwara Dinas Kominfo/Infrastruktur

WUJUDKAN JANJI KAMPANYE, SAFARUDDIN-RIZKI CIPTAKAN LOMPATAN BESAR REALISASI INFRASTRUKTUR

Rabu, 07 Desember 2022, 10:26 WIB | Gaya Hidup | Kab. Lima Puluh Kota
WUJUDKAN JANJI KAMPANYE, SAFARUDDIN-RIZKI CIPTAKAN LOMPATAN BESAR REALISASI INFRASTRUKTUR
SAFARUDDIN-RIZKI CIPTAKAN LOMPATAN BESAR REALISASI INFRASTRUKTUR. IST
IKLAN GUBERNUR

Lazim bersipongang di berbagai forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Limapuluh Kota, berhulu dari aspirasi warga Nagari, selalu riuh tuntutan warga perlunya kelancaran transportasi manusia, barang dan jasa di wilayahnya. Mereka tak sudi wilayahnya dicap terisolir. Mereka butuh hasil-hasil pertanian segera dipasarkan. Mereka mendambakan transportasi yang lancar untuk mengakses fasilitas kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Jelas semua itu butuh dukungan prasarana jalan dan jembatan yang mumpuni.

Aspirasi ini pun ditangkap calon Bupati/ Wakil Bupati Limapuluh Kota, pasangan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri, populer dengan sebutan pasangan "Safari". Aspirasi itu jadi tema besar keduanya saat kampanye. Di depan massa kampanye, Safari menjanjikan akan membenahi infrastruktur di Limapuluh Kota.

Pendek kata infrastruktur prasarana jalan mau baik, berikan amanah untuk Safari memimpin Kabupaten Limapuluh Kota. Per 26 Februari 2021, Gubernur Sumbar Mahyeldi melantik pasangan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota 2021-2024.

Pasca dilantik, pasangan Safari pun menyingsingkan lengan dan tancap gas untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya. Di hirarki kebijakan, janji itu dirumuskan pada Peraturan Daerah (RPJMD) Limapuluh Kota Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Inilah dasar untuk mengerahkan sumberdaya pemerintah daerah untuk membangun dan mengelola layanan publik di Kabupaten Limapuluh Kota dengan Visi: "Mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat, Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah" dengan mengimplementasikan sebanyak 5 (lima) Misi Daerah. Bagaimana dengan posisi peningkatan infrastruktur tadi?

Baca juga: Bupati Sabar AS Pimpin Apel Organik ASN Kabupaten Pasaman, Bahas Keuangan dan Investasi Daerah

Aspirasi warga ditampung setidaknya pada 3 (tiga) misi yang secara spesifik termuat pada misi kelima yakni, Meningkatkan pembangunan infrastruktur secara terpadu yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik. Beranjak dari RPJMD 2021-2026, strategi, prioritas dan arah peningkatan infrastruktur pun disusun. Pembenahan prasana jalan diarahkan untuk menjangkau wilayah pinggiran dan tertinggal, kawasan pertanian dan pariwisata. Tak ketinggalan infrastruktur Ibukota Kabupaten Sarilamak yang lebih satu dekade seperti jalan di tempat.

"Pembenahan infrasturktur jalan kita prioritaskan ke wilayah terisolir, juga daerah pinggiran dalam arti bisa pinggiran Kota Payakumbuh, karena ini koneksi perekonomian antar wilayah," ujar Bupati Safaruddin pada suatu kesempatan. Strateginya? Salah satunya, komunikasi dan sinergitas pembangunan perlu diintensifkan dengan pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota terdekat. Mengingat infastruktur butuh ruang dan wilayah, partisipasi masyarakat juga diundang.

Bagaimana hasilnya? Hampir 1,9 tahun di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, warga Limapuluh Kota boleh bernafas lega. Adaswar, 62 tahun warga Sialang, Kapur IX berkata, "Tahun ini, di zaman Bupati Safaruddin ke Nagari Galugua bisa pulang pergi, sebelumnya jangan harap, lebih jika turun hujan." Kesaksian Adaswar bukanlah isapan jempol. Maklum ia 'pensiunan' pengemudi Toyota Hardtop kompong yang bertahun-tahun lalu jadi andalan menjangkau Nagari Galugua. Ya, karena itu tadi, ruas jalan Sialang-Galugua sebelumnnya lebih layak disebut medan off road. "Kadang ibu yang akan melahirkan terpaksa naik hardtop ke Puskesmas Sialang," ujarnya menerawang.

Sepertinya inilah buah yang dipetik dari lobi-lobi Bupati Safaruddin ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022 mendapat kucuran dana untuk peningkatan infrastruktur jalan provinsi yang meliputi Sialang-Galugua-Tanjung Jajaran dengan total anggaran senilai Rp. 9 Miliar. Tak hanya itu, pada kunjungan kerja Gubenur Sumbar Mahyeldi ke Galugua pada Juli 2022, dengan memboyong 28 Kepala Perangkat Daerah Pemprov Sumbar, Tahun 2023 Limapuluh Kota dijanjikan Rp. 15 Miliar untuk menuntaskan prasarana jalan dan jembatan di Galugua bahkan direncanakan menjangkau perbatasan Provinsi Riau.

Baca juga: Bupati Pasaman Sabar AS Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Lubuak Gadang

"Kita akan wujudkan kawasan pertumbuhan baru, Kapur IX, Limapuluh Kota-Pasaman dan perbatasan Riau," papar Gubenur Mahyeldi kala itu. Secara berseloroh Gubernur Mahyeldi bilang,"Jika Limapuluh Kota tak diperhatikan beko Bupati berang ka Gubenur, masa sumando dak paratian." Bupati Safaruddin hanya tersipu dengan guyonan Gubernur Mahyeldi. Harneli, istri Gubernur Mahyeldi, adalah putri Limapuluh Kota, tepatnya di Batu Hampar, Kecamatan Akabiluru

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: