WArga Belakang Balok Bukittinggi Grebek Sepasang Kekasih Yang Memadu Kasih Di Dalam Mobil

BUKITTINGGI - Sepasang kekasih dari Kabupaten Agam di grebek warga jalan Batang Masang Kelurahan Belakang Balok Bukittinggi, karena diduga berbuat mesum di atas mobil yang diparkir dipinggir jalan tersebut,Jumat,( 03/02).
Kasatpol PP Bukittinggi Efriadi yang dihubungi media ini membenar pihaknya mengamankan dua sejoli yang lagi dimabuk asmara, sedang memadu kasih di atas mobil yang sengaja diparkir di pinggir jalan Batang Masang,kelurahan Belakang Balok, jumat malam.
" Benar, petugas kami dari Satpol PP mengamankan sepasang cucu adam dan hawa berinisial laki-laki AA (23) asal Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, dan pasangan wanitanya AL (26),Asal Kubang Putiah, setelah di grebek warga,dan di amankan ke kantor lurah Belakang Balok, sehingga mereka terhindari dari amukan warga yang sudah mulai emosi melihatnya," ujar Efriadi,Sabtu(04/02).
Menurut Kasat Pol Pp Bukittinggi, sepasang kekasih di gelandang ka Mako.Satpol PP untuk di proses, karena keduanya melanggar Perda No 03 Tahun 2015 Pasal 20 ayat 1 tentang perzinahan.
Baca juga: Pemko Bukittinggi Gelar Bazar Pasar Murah Bahan Pangan Daerah
Keduanya digrebek warga Kelurahan Belakang Balok, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh itu, karena curiga dengan aktivitas keduanya sejak sore hari di dalam mobilnya yang sengaja diparkir dipinggir jalan tersebut, ujar Efriadi.
Atas pelanggaran yang dilakukannya, keduanya dikenakan sanksi administrasi berupa denda masing-masing Rp1 juta, selain itu orang tua mereka juga dipanggil agar keduanya bisa dibina, kata Efriadi.
Setelah diperiksa, dari keterangan keduanya mereka mengaku hanya sekedar berciuman di dalam mobil mereka yang ditutupi kaca gelap, ungkap Kasatpol PP Bukittinggi.
Lebih lanjut Efriadi menjelaskan, Kesaksian kedua orangtuanya, menyebutkan kalau keduanya sudah bertunangan, namun karena ada pelanggaran yang dilakukan kami minta pembinaan lebih dari orangtuanya, ungkapnya.
Baca juga: Dosen UNP Persiapkan Guru SD dan SMP di Kota Bukittinggi Pembelajaran PKBAM
Sementara Lurah Belakang Balok, Muhammad Reza mengatakan, warga setempat bisa diredam kemarahannya walau sudah geram dengan aksi pelaku di Jalan Batang Masang sejak sore.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- KI Sumbar: Jangan Takut Menghadapi Sengketa Informasi Jika Sesuai Perki
- Peredaran 19 Kilogram Ganja Digagal Polresta Bukittinggi, Selamatkan 19.000 Jiwa dari Bahaya Narkoba
- Sosialisasikan IKD,Capil Agam Jalin Kerjasama Dengan Lapas Kelas IIA Bukittinggi
- Satpol PP Kota Bukittinggi Amankan Anak Punk Yang Meresahkan Di Lampu Merah
- Mencuri Motor Yang Sedang Parkir, Dua Bersaudara Asal Pelembang Dicokok Polresta Bukittinggi