Pemko Bukittinggi Jemput Bola ke Pusat
Usulkan Penambahan Titik Area Traffic Control System (ATCS) ke Kementrian Perhubungan

BUKITTINGGI - Pemko Bukittinggi melalui Dinas Perhubungan berusaha jemput bola ke Pemerintah Pusat dengan melakukan kujungan ke Kementerian Perhubungan untuk konsultasi dan koordinasi, sekaligus menyampaikan proposal mohon bantuan penambahan saranan dan prasarana lalu lintas dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan RI.
Proposal permohonan bantuan itu, langsung diserahkan Kadis Perhubungan Kota Bukittinggi Joni Feri bersama asisten ekonomi dan pembangunan setda kota Bukittinggi Rismal Hadi, yang diterima Direktorat Lalulintas Jalan, Kepala Sub.Direktorat Perlengkapan
Jalan M. Husein Saimima, ST., MT, Selasa,(07/03).
Proposal mohon bantuan itu untuk Penambahan Titik Area Traffic Control System (ATCS) 2 persimpangan di Kota Bukittinggi yaitu, Simpang Aur Atas dan Simpang Tangah Jua,disamping permohonan saranan dan prasaran jalan lainnya.
Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Solok Terpilih Jalani Medical Check-Up Jelang Pelantikan
Dalam pertemuan di Kementerian Perhubungan itu, Kadishub.Bukittinggi melakukan koordinasi dan konsultasi/ diskusi dengan Direktorat Lalulintas Jalan, Kepala Sub.Direktorat Perlengkapan
Jalan.
Pada kesempatan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi menyampaikan usulan dan program Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi tahun 2024 melalui Kasubdit Prasarana Jalan Direktorat Sarana Prasarana Kementerian Perhubungan tersebut.
Menurut Joni Feri, Sesuai dengan arahan bapak Walikota Bukittinggi Erman Safar SH, usai konsultasi dan koordinasi plus menyerahkan proposal di Kementerian Perhubungan, Kadishub.Bukittinggi bersama asisten ekonomi dan pembangunan setda kota Bukittinggi Rismal Hadi, juga melakukan hal yang sama ke kantor Gubernur DKI Jakarta.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi