Pemko Bukittinggi Berikan Pelatihan Bordir Kerancang Untuk Ibu - Ibu Muda Kreatif
BUKITTINGGI - Di dukung dana pokir Ibnu Asis, Anggota DPRD Kota Bukittinggi,Pemko Bukittinggi melalui Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja berikan pelatihan menjahit dan bordir Kerancang.
Pelatihan yang digelar Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kota Bukittinggi itu, diikuti 16 peserta dari kalangan ibu-ibu muda dan kreatif bertempat di Pusat Industri Kecil Gedung Dekranasda Jalan A. Riva'i.
Pelatihan itu dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Risma Novarini, didamping Ibnu Asis dan beberapa orang staf terkait.
Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja,Risma Novarini menyampaikan ucapan terimakasih atas inisiatif Ibnu Asis anggota DPRD Kota Bukittinggi dari fraksi PKS yang telah menyalurkan bantuan pokirnya dalam bentuk kegiatan pelatihan menjahit dan bordir kerancang.
Baca juga: Sekdaprov Sumbar : Satpol PP dan Damkar Diminta Lebih Responsif
Menurut Risma, sekitar 10 tahun lalu, Bukittinggi telah mencanangkan adanya sentra industri kecil berupa kampung bordir kerancang pada beberapa Kelurahan, ungkapnya.
Pelatihan itu berlangsung selama 6 hari dengan narasumber sekaligus instruktur pelatihan, Ernawati dari LPK Handayani Pintu Kabun, Enah dari Milanda Bordir Sanjai dan Yuli Osrita selaku pengrajin bordir Kerancang Kota Bukittinggi, pungkas Risma.
Sementara Ibnu Asis politisi senior PKS Bukittinggi itu menjelaskan, setiap pelaku industri kecil mesti memiliki persiapan dan kesiapan mental yang baik. Ditambah lagi pada perkembangan dunia usaha saat ini yang serba canggih dan penuh persaingan, maka diperlukan skill dan kompetensi yang juga mumpuni.
"Salah satunya adalah keterampilan pada bidang kerajinan bordir kerancang," katanya.
(Ma)
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Sekdaprov Sumbar Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas Eselon III dan IV
- Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi
- Pemprov Sumbar dan Pemko Bukittinggi Sinkronkan Program Strategis Pembangunan
- Jaga Kelestarian Adat dan Budaya Minangkabau, Dinas Kebudayaan Sumbar Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemangku Adat
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif






