Bersama BPS, Pemko Bukittinggi Gelar FGD Statistik Sektoral

BUKITTINGGI - Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, diwakili Sekda, Martias Wanto, mengatakan, pengumpulan dan verifikasi data statistik sektoral Kota Bukittinggi sangat penting untuk dilakukan.
Untuk itu, dalam kegiatan ini perlu dilibatkan seluruh stakeholder terkait,mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi dan organisasi masyarakat,ujar Sekda dihadapan peserta Focus Group Discussion (FGD), di Aula Balaikota Bukittinggi, Senin (05/02).
Pada kesempatan itu, Martias Wanto berharap, melalui FGD ini dapat menghasilkan data sektoral yang berkualitas, sehingga bisa mendukung perencanaan pembangunan daerah dan sebagai rujukan utama bagi pengguna data, karena penyempurnaan publikasi ini, tidak terlepas dari peran instansi dan organisasi perangkat daerah sebagai sumber data dan dapat menjalankan prinsip Satu Data Indonesia yang mengacu pada kaidah standar data, metadata, dan interoperabilitas data, ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Diskominfo, Suryadi, mengatakan, pelaksanaan FGD pengumpulan atau verifikasi data statistik
Baca juga: Pemprov Sumbar Tingkatkan Pelayanan Publik dengan 496 Inovasi Unggulan
sektoral dan penyusunan Publikasi Bukittinggi ini, untuk mengumpulkan dan verifikasi data statistik sektoral yang dibutuhkan dalam publikasi Bukittinggi dalam angka 2024 dan daftar data Statistik Sektoral 2024.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjalin kolaborasi antar OPD, instansi produsen Data di Kota Bukittinggi, meningkatkan kapasitas produsen data dalam pengelolaan data statistik dan memastikan konsistensi bentuk, komposisi penyajian dan artikulasi keterbacaan data, mendukung perwujudan sistem statistik nasional yang andal, efektif dan efisien serta mewujudkan pengelolaan statistik sektoral berbasis
wilayah, khususnya penerapan data statistik dalam
perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi
Baca juga: Kepala Diskomnfotik Kab Solok Teta Midra: Pelayanan Pemerintah Dituntut Bertransformasi
pembangunan daerah," ujarnya.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi