DLH Dharmasraya Buka Layanan Eksklusif Jemput Sampah ke Rumah Warga dengan Becak Motor

Senin, 11 Maret 2024, 17:23 WIB | Pemerintahan | Kab. Dharmasraya
DLH Dharmasraya Buka Layanan Eksklusif Jemput Sampah ke Rumah Warga dengan Becak Motor
DLH Dharmasraya Buka Layanan Eksklusif Jemput Sampah ke Rumah Warga dengan Becak Motor
IKLAN GUBERNUR

DHARMASRAYA, binews.id -Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berinovasi agar lingkungan bersih dari tumpukan sampah liar. Dibawah komando Budi Waluyo, DLH membuka layanan eksklusif dengan menjemput sampah ke rumah- rumah warga menggunakan becak motor.

Menurut Kadis DLH, Budi Waluyo, inovasi tersebut bisa menjadi salah satu solusi mengatasi penumpukan sampah yang tidak pada tempatnya. Sejauh ini masih banyak dari warga yang membuang sampah sembarangan, sehingga merusak kebersihan lingkungan.

Dengan menjemput sampah ke rumah- rumah warga, bisa mengatasi dua masalah sekaligus. Pertama mengatasi masyarakat yang tidak tertib membuang sampah. Kedua menambah retribusi daerah.

"Bagi rumah warga yang berada dipinggir jalan poros utama, ada mobil yang memungut sampah dan sudah berjalan. Bagi rumah warga yang tidak bisa dilalui mobil, akan dijemput menggunakan becak motor," terang Budi Waluyo.

Baca juga: Pemprov Sumbar Dorong Peningkatan Pengelolaan Sampah Lewat Sistem BLUD

Lanjut Budi Waluyo, bagi warga yang berminat tumpukan sampahnya dijemput ke rumah silakan mendaftar ke DLH atau ke walinagari setempat. " Mari sama sama kita ciptakan lingkungan bersih," kata Budi Waluyo, mengajak.

Ia menambahkan, tumpukan sampah yang dijemput ke rumah rumah warga akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir yang telah disedikan oleh pemerintah. Di TPA ini sampah akan dipilah sesuai jenisnya.

"Uji coba mengambil sampah ke rumah rumah sudah dilakukan di Perumahan Sungai Songsang dan Taratak Garden (Sikabau) serta di Bukit Kompe Sungai Dareh. Dalam waktu dekat akan diperluas ke Sungai Kambut. Memang belum bisa seluruhnya, karena keterbatasan becak dan juga petugas.

DLH juga menambah waktu kerja petugas persampahan. Biasanya jam tujuh berangkat, kini lepas subuh petugas telah betoperasi. Hanya saja ini belum tersosialisasi dengan baik, sehingga warga belum menyesuaikan. Warga masih buang sampah jam delapan. Sementara mobil sudah lewat. Maka sampah masih berserakan. Kita himbau kepada warga menumpuk sampah di depan rumah sebelum petugas tiba," pungkasnya.

Baca juga: PT. Perkebunan Nusantara IV Rayakan Hari Lingkungan Hidup Dunia di Pasaman Barat dengan Penebaran Bibit Ikan

Salah seorang bernama, Rini, mengaku sangat terbantu. Katanya, dirinya tidak perlu lagi susah susah membuang sampah jauh dari rumah, cukup menumpuk di depan rumah. "Setiap pagi hari petugas rutin mengambil sampah ke rumah saya. Saya hanya menyediakan wadah sampah di depan rumah," pungkasnya.(San).

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: