Momen HUT RI ke-79, 169 Warga Binaan LP Klas III Dharmasraya Peroleh Remisi

DHARMASRAYA, binews.id - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas III Dharmasraya menggelar Upacara Pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Acara yang berlangsung pada Sabtu (17/08/24) ini dihadiri oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, yang membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna Hamonangan Laoly.
Dalam upacara tersebut, sebanyak 169 WBP menerima remisi sebagai bentuk apresiasi atas perilaku baik dan partisipasi aktif dalam program pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan. Dari total 277 WBP, yang terdiri dari 201 narapidana dan 76 tahanan, sebanyak 184 orang diusulkan untuk mendapatkan remisi sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.
Rincian remisi yang diberikan meliputi: remisi satu bulan sebanyak 25 orang, remisi dua bulan sebanyak 29 orang, remisi tiga bulan sebanyak 47 orang, remisi empat bulan sebanyak 34 orang, remisi lima bulan sebanyak 28 orang, dan remisi enam bulan sebanyak 4 orang. Selain itu, terdapat 15 orang yang masih dalam proses pengajuan remisi susulan. Namun, 25 orang WBP tidak diusulkan untuk mendapatkan remisi karena tidak memenuhi persyaratan, dan 7 orang lainnya yang menerima hukuman tambahan (Reg F) juga tidak mendapatkan remisi.
Dalam sambutannya, Sutan Riska menekankan pentingnya momen HUT RI sebagai refleksi atas perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. "Peringatan hari kemerdekaan ini adalah cermin pengorbanan dan keteladanan para pahlawan dalam menggapai harapan dan cita-cita bangsa, yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera," ujarnya.
Baca juga: DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin
Sutan Riska juga menekankan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang harus disyukuri oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para warga binaan. Ia berharap pemberian remisi ini dapat menjadi motivasi bagi para WBP untuk terus berperilaku baik dan mengikuti program pembinaan dengan lebih giat.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Dharmasraya, Budi Setyo Prabowo, dalam sambutannya mengatakan bahwa pemberian remisi adalah momen yang dinantikan oleh para warga binaan. Remisi ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk lebih cepat melanjutkan ke tahapan pembinaan yang lebih luas, seperti pembebasan bersyarat atau cuti bersyarat.
Ia menambahkan bahwa program pembinaan yang dilaksanakan di LP Klas III Dharmasraya bertujuan untuk membentuk mental, spiritual, dan sosial para warga binaan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang baik dan siap berkontribusi positif di kemudian hari.
Pemberian remisi ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh warga binaan untuk terus berusaha memperbaiki diri dan memanfaatkan waktu mereka di dalam lembaga pemasyarakatan dengan sebaik-baiknya, sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi bangsa dan negara. (bi/rel)
Baca juga: Susul Gubernur Mahyeldi ke Magelang, Wagub Vasko Antusias Ikuti Retreat
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Wakil Bupati Dharmasraya Minta Pengurus Masjid Jangan Larang Anak ke Mesjid
- Wabup Leli Arni Ajak ASN Dukung Wujudkan Visi Dharmasraya Sejahtera Merata
- Presiden Prabowo Lantik Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni sebagai Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya 2025-2030
- Annisa Suci Ramadhani Pimpin Rapat Perdana dengan Jajaran Pemkab Secara Virtual dari Yogyakarta
- Suasana Haru dan Rinai Tandai Pamit Sutan Riska dan Isteri kepada ASN Dharmasraya