Jelang Ramadan 1447 H, Nevi Zuairina Ajak Korban Bencana di Sumatera Tetap Tegar

Senin, 16 Februari 2026, 16:34 WIB | Politik | Kota Padang
Jelang Ramadan 1447 H, Nevi Zuairina Ajak Korban Bencana di Sumatera Tetap Tegar
Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Nevi Zuairina, menyampaikan dukungan moral sekaligus penguatan spiritual kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana di berbagai wilayah Sumatera. IST
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id-- Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Nevi Zuairina, menyampaikan dukungan moral sekaligus penguatan spiritual kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana di berbagai wilayah Sumatera.

Anggota DPR RI asal Dapil Sumbar II tersebut mengajak masyarakat, khususnya para korban bencana, untuk menyambut Ramadan dengan hati yang tegar, penuh harap, serta keyakinan bahwa setiap ujian selalu membawa hikmah dan pertolongan dari Allah SWT.

Sebagai anggota Komisi VI DPR RI, Nevi menuturkan bahwa Ramadan merupakan momentum penguat jiwa dan penenang batin di tengah situasi sulit yang dialami masyarakat akibat bencana alam.

Menurutnya, bencana banjir, longsor, dan berbagai musibah lain yang terjadi di sejumlah daerah tidak seharusnya memadamkan semangat hidup. Justru kehadiran Ramadan diharapkan menjadi sumber energi baru bagi masyarakat untuk bangkit.

"Ramadan hadir bukan hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai cahaya penguat bagi mereka yang sedang diuji. Di balik setiap musibah, Allah SWT menjanjikan kemudahan dan pahala bagi orang-orang yang sabar," ujar Nevi.

Ia juga menyampaikan empati dan doa kepada warga di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, serta Kabupaten Lima Puluh Kota yang terdampak bencana.

Selain wilayah di Sumatera Barat, Nevi juga mendoakan masyarakat di sejumlah daerah lain di Pulau Sumatera yang mengalami musibah agar diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.

Politisi PKS tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, memperbanyak doa, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, ibadah puasa mengajarkan keteguhan dan kesabaran. Ketika seseorang mampu menahan lapar dan dahaga, pada hakikatnya ia sedang ditempa untuk menguatkan mental dan spiritual.

"Saudara-saudara kita yang terdampak bencana mungkin kehilangan harta dan tempat tinggal, tetapi jangan sampai kehilangan harapan. Ramadan mengajarkan kita bahwa pertolongan Allah itu dekat," tambahnya.

Ia juga mendorong agar semangat berbagi semakin ditingkatkan selama Ramadan, khususnya bagi para korban bencana. Kepedulian kolektif dinilai menjadi kunci untuk meringankan beban masyarakat yang sedang diuji.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: