Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Mahyeldi - Vasko

Senin, 23 Februari 2026, 17:13 WIB | Pemerintahan | Kota Padang
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Mahyeldi - Vasko
Gubernur Mahyeldi Ansharullah - Wagub Vasko Rusemy.
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

Flyover sitinjau lauik
Flyover Sitinjau Lauik

Namun demikian, pemulihan tidak boleh berhenti pada pendekatan restoratif, sekadar mengembalikan kondisi ke titik sebelum bencana. Jika orientasi hanya pada pemulihan fisik jangka pendek, maka risiko kerusakan berulang akan tetap tinggi dan beban fiskal akan terus berulang di masa depan. Karena itu, fase berikutnya harus bersifat transformasional.

Rekonstruksi harus dirancang berbasis mitigasi risiko, dengan standar teknis yang lebih kuat, lokasi yang lebih

aman, serta desain infrastruktur yang adaptif terhadap ancaman banjir, longsor, dan gempa.Transformasi tersebut juga menuntut integrasi yang lebih tegas antara tata ruang, perencanaan pembangunan, dan peta kawasan rawan bencana. Pembangunan jalan, jembatan,sekolah, permukiman, hingga kawasan ekonomi tidak boleh lagi dilepaskan dari analisis risiko.

Dokumen perencanaan seperti RTRW dan RPJMD harus menjadi instrumen mitigasi jangka panjang, bukan sekadar dokumen administratif. Di sisi ekonomi, transformasi berarti memperluas basis pertumbuhan agar lebih tahan

terhadap guncangan. Hilirisasi sektor pertanian perlu dipercepat untuk meningkatkan nilai tambah dan mengurangi ketergantungan pada komoditas mentah. Penguatan UMKM harus diiringi akses pembiayaan, digitalisasi, dan integrasi pasar agar sektor ini benar-benar menjadipenyangga ekonomi rakyat. Proyek konektivitas strategis, seperti peningkatan akses jalan danjaringan distribusi, harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi ketahanan jangka panjang,bukan sekadar proyek infrastruktur semata.

Tol padang - sicincin
Tol Padang - Sicincin

Dengan pendekatan tersebut, pemulihan tidak hanya berarti build back (membangun kembali yang rusak), melainkan build back better and stronger: membangun lebih baik, lebihtangguh, dan lebih adaptif terhadap risiko masa depan. Di sinilah letak makna strategis dari satutahun kepemimpinan ini: stabilitas telah dijaga, dan fondasi transformasi mulai diletakkan agarSumatera Barat tidak sekadar pulih, tetapi bangkit dengan struktur ekonomi dan tata kelola yang lebih kuat.(h/adv)

Halaman:
1 2 3 4 5 6 7 8

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: