KPU Sumbar Lakukan Pleno Keabsahan Dokumen, 4 Bapaslon Harus Perbaiki Berkas

Senin, 14 September 2020, 19:45 WIB | Politik | Provinsi Sumatera Barat
KPU Sumbar Lakukan Pleno Keabsahan Dokumen, 4 Bapaslon Harus Perbaiki Berkas
KPU Sumbar Lakukan Pleno Keabsahan Dokumen, 4 Bapaslon Harus Perbaiki Berkas
IKLAN GUBERNUR

PADANG, Binews.id - Sesuai dengan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada), saat ini masuk dalam tahapan pemeriksaan hasli penelitian keabsahan dokumen bakal pasangan calon dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat tahun 2020.

Untuk penetapan keabsahan berkas para balon gubernur dan wakil gubernur Sumbar, dilakukan pleno KPU, Senin (14/2020), di aula gedung penyelenggara tersebut.

Pleno penetapan dipimpin langsung ketua KPU Sumbar Amnasmen, didampingi Divisi Tekhnis Penyelenggaraan Izwaryani, Divisi Perencanaan Data dan Informasi Nova Indra, dan Divisisi sosialisasi, pendidikan pemilih, pertisispasi masyarakat dan SDM Gebril Daulai, serta sekretaris Firman, tanpa dihadiri divisi hukum Yanuk, karena baru pulang dari Jakarta dan harus istirahat.

Acara tersebut dihadiri para balon Gubernur dan wakil gubernur, partai pengusung dan LO, agar tidak terjadi asumsi lain dalam hal penetapan keabsahan berkas.

Berkaitan dengan pengesahan tersebut, ketua divisi tehnis penyelenggaraan Izwaryani mengatakan, semua calon memiliki berkas yang perlu diperbaiki, diantaranya dari pengadilan niaga Medan.

Izwaryani tidak merinci secara detail apa saja lainnya yang perlu diperbaiki, namun menyangkut ijazah semua bakal calon tidak ada permasalahan, karena sudah sesuai aturan berdasarkan hasil keputusan dan penelitian Pokja KPU Sumbar.

"Kita kurang pas apa saja yang perlu diperbaiki, tapi umumnya berkaitan dengan keterangan dari pengadilan niaga Medan, sedangkan ijazah nampaknya tidak ada masalah," ungkap Izwaryani.

Dia juga mengatakan, selain 4 pasang calon gubernur, semua Cakada kabupaten dan kota juga melakukan hal yang sama, setelah sebelumnya melakukan tes kesehatan, diluar 6 orang calon karena terkonfirmasi positif, dan mereka akan diperiksa kesehatannya kembali setelah dinyatakan negatif.

" Meskipun mereka terkonfirmasi positif, namun proses lain termasuk pemeriksaan berkas calon tetap dilaksanakan, dan pemeriksaan kesehatan para balon tersebut setelah dinyatakan negatif Corona," tambah Izwaryani yang kerap dipanggil Adiak.

Apa yang dinyatakan Adiak, dipertegas Amnasmen, dimana masa perbaikan berkas ditentukan sampai pada 16 September 2020 mendatang, sesuai dengan waktu yang diatur dalam tahapan pilkada.

"Masa perbaikan berkas para calon hanya sampai 16 September mendatang, untuk selanjutnya akan diverifikasi pada 22 September dan ditetapkan pada 23 September, mana yang lolos dan bisa ikut pencabutan nomor urut pada 24 September 2020," ulas Amnasmen.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: