Bawaslu Dharmasraya Minta Masyarakat Unduh Gowaslu, Ini Fungsi dan Keunggulannya

DHARMASRAYA, Binews.id -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mengajak masyarakat untuk mengunduh aplikasi Gowaslu, yang merupakan sebuah sistem informasi terkait pelaporan dugaan pelanggaran pemilu berbasis android.
"Aplikasi ini memudahkan setiap pengguna untuk memudahkan pemantauan secara partisipatif dalam mengirimkan setiap dugaan pelanggaran yang ditemukan dalam proses pelaksanaan pilkada serentak 2020," kata Koordinator Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga pada Bawaslu setempat, Laila Husni, di Dharmasraya, Selasa (22/09) di kantor KPU kepada awak media.
Ia menyampaikan basis tekhnologi dalam upaya pengawasan diyakini bisa mempercepat pelapor dalam menyampaikan materi laporan kepada pengawas pemilu untuk kemudian bisa dijadikan bukti permulaan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur dan standar kewenangan Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu.
lanjutnya, dengan menggunakan aplikasi tersebut diharapkan mampu memicu kolaborasi antara pengawas pemilu dan masyarakat pemilih, dalam meningkatkan keberanian dalam mengawal tahapan demokrasi yang sejatinya adalah hak mereka untuk memastikan seluruh tahapan berlangsung jujur, adil, berintegritas dan bebas dari segala unsur kecurangan antar peserta pemilu.
"Sehingga keterbukaan informasi publik terkait hasil pengawasan secara cepat dan berkelanjutan bisa terlaksana dengan baik," tegasnya.
Ia pun nenambahkan terkait pengunduhan aplikasi tersebut secara umum tidaklah sulit, masyarakat tinggal masuk ke aplikasi Playstore dan ketik Gowaslu di kolom pencarian dan akan muncul aplikasi Gowaslu dengan gambar logo resmi Bawaslu, klik kemudian akan terunduh serta terinstal otomatis.
Setelah terinstal, lanjutnya, masyarakat bisa melakukan tahapan pendaftaran melalui rangkaian proses registrasi guna mendapatkan user-nama dan password untuk dapat menggunakan aplikasi tersebut.
"Silahkan isi menu pendaftaran dan persyaratan yang diminta seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email atau surat elektronik dan nomor telepon seluler.
Baca juga: Kinerja KPU Pasaman Berjalan Sukses, di Apresiasi Legislator Pemerintah Pasaman
Setelah berhasil melakukan registrasi, ulasnya, masyarakat pemilih bisa berperan aktif melaporkan empat jenis pelanggaran didasarkan pada pelanggaran yang sering terjadi dan berhubungan langsung dengan pemilih, seperti data pemilih, alat peraga kampanye, pelaksanaan kampanye tidak sesuai ketentuan dan praktik politik uang.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Hadiri Hari Lahir Nahdlatul Ulama Ke-102
- Bupati Dharmasraya Sutan Riska tuanku kerajaan Hadiri Malam Resepsi Hari Jadi Kabupaten Sijunjung Ke-70
- Peresmian Pasar Rakyat Modern Sungai Rumbai, Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Hadir Serta Berikan Apresiasi
- Peringati HUT Nagari Sungai Duo, DPRD Kabupaten Dharmasraya Ikuti Jalan Santai Bersama Masyarakat
- KPU Dharmasraya Gelar Evaluasi Pemilu 2024, Tantangan Partisipasi Pemilih Jadi Sorotan