Indra Catri Diminta Bangun Rumah Singgah untuk Orang Gangguan Jiwa

PADANG, binews.id — Dalam setiap kunjungan Indra Catri ke tengah masyarakat, selalu ada orang yang menitipkan harapan kepadanya. Sepertinya, masyarakat senang berharap kepada Indra Catri dan percaya bahwa harapannya akan terwujud. Dalam salah satu kunjungan Indra Catri, seorang warga memintanya membangun rumah singgah untuk orang gangguan jiwa.
"Orang yang akan gila maupun sudah gila di Padang ini banyak, Pak, sementara fasilitas untuk menampung mereka, seperti rumah singgah, tak ada," ujar Wati, penggiat sosial.
Ia menyampaikan aspirasi itu ketika Indra Catri babarito dengan warga Padang dari berbagai organisasi di Rumah Makan Fajar Surya, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Minggu (1/11).
Atas dasar kemanusiaan itulah Wati ingin calon pemimpin di Sumbar punya perhatian lebih kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Ia juga ingin pemerintah menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih baik untuk ODGJ.
Baca juga: Libur Imlek 2021, Ini Imbauan Bupati Agam
"Kami juga berharap porsi anggaran dan untuk penanganan ODGJ ditingkatkan sehingga penanganan bisa berjalan maksimal," tuturnya.
Sehubungan dengan hal itu, Indra Catri mengungkapkan bahwa ia sangat memperhatikan masalah sosial dan pekerja sosial. Di Agam, ia memberi pekerja sosial keistimewaan.
"Di Agam kantor tenaga sosial di rumah dinas bupati," kata Bupati Agam yang sedang cuti pilkada itu. Indra Catri menceritakan bahwa ia pernah menjadikan rumah orang tuanya sebagai rumah singgah ODGJ.
"Awalnya banyak warga yang bertanya dengan apa yang saya lakukan itu. Tapi saya jelaskan bahwa kalau bukan saya siapa lagi yang merawat ODGJ," ucapnya.
Baca juga: Indra Catri : Kita Tunggu Hasil Perhitungan Resmi dari KPU
Menurutnya, persoalan ODGJ sangat krusial dan harus dicarikan solusinya. Jika tidak diselesaikan, masalah tersebut bisa salah penanganan, misalnya memasung ODGJ.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- DPRD Padang Dukung Wacana Surat Keterangan Bebas HIV/AIDS untuk Calon Pengantin
- DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Gubernur atas Ranperda SPBE
- Wigiyono Gelar Pengajian, Santunan Anak Yatim, dan Sunatan Massal Sambut Bulan Suci Ramadan
- Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tampung Aspirasi Masyarakat Kecamatan Padang Timur
- Ketua DPRD Sumbar Muhidi Serap Aspirasi Masyarakat di Hari Terakhir Reses Perseorangan