Kisah Dai Binaan UPZ Semen Padang, Pernah Diduga Teroris Hingga Nekat Jual Kerbau Demi Berdakwah

Senin, 01 Februari 2021, 18:02 WIB | Gaya Hidup | Kab. Mentawai
Kisah Dai Binaan UPZ Semen Padang, Pernah Diduga Teroris Hingga Nekat Jual Kerbau Demi...
Rosman, salah Seorang Da'i Binaan UPZ Semen Padang di Kabupaten Kepulauan Mentawai. (hms)
IKLAN GUBERNUR

Terkait bantuan rumah dari UPZ Baznas Semen Padang, kata Rosman melanjutkan, merupakan buah dari do'a yang selalu diucapkannya ketika Salat Tahjud. Karena selama tinggal di Masjid Darus Salam, Rosman mengaku tak pernah berhenti untuk berdo'a kepada Allah SWT agar saya diberikan tempat tinggal. "Alhamdulillah, do'a saya setiap malam akhirnya dikabulkan Allah SWT melalui UPZ Baznas Semen Padang," ujarnya.

Tidak hanya rumah, Allah SWT melalui UPZ Baznas Semen Padang, sebut Rosman, juga memberikan sepeda motor operasional untuk berdakwah. Sepeda motor baru dari lembaga penghimpun zakat karyawan/ti PT Semen Padang itu, diserahkan bersamaan pada acara peresmian rumah yang ditempati Rosman. "Apa yang saya dapatkan hari ini, adalah sebagai bukti bahwa Allah SWT mencukupi semua urusan orang yang bertawakal Kepada-Nya," tutur Rosman.

Sepada motor dari UPZ Baznas Semen Padang ini, kata Rosman, sangat besar manfaatnya dalam berdakwah di pedalaman Mentawai, karena sepeda motor merupakan satu-satunya kebutuhan masyarakat pedalaman Mentawai sebagai moda transportasi untuk mengakses daerah-daerah lainnya di Pagai Selatan, termasuk Sikakap yang merupakan pusat perekonomian masyarakat Pagai Selatan. "Jangankan mobil, sepeda motor trabas saja sulit melewati medan jalan di pedalaman Mentawai ini, apalagi ketika hujan," bebernya.

Baca juga: Turnamen Bola Voli dan Sepak Takraw Bupati Cup Mentawai Resmi Dibuka

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan bahwa bantuan sepeda motor dan bantuan pembangunan rumah merupakan bentuk apresiasi UPZ Baznas Semen Padang kepada da'i binaan yang telah mendukung program UPZ Baznas Semen Padang di Mentawai, khususnya bidang Syiar Islam, dakwah dan advokasi. Apresiasi itu diberikan kepada da'i, karena perjuangan mereka dalam mensyiarkan Islam di Mentawai luar biasa berat.

"Kondisi medan jalan yang rusak berat menjadi tantangan bagi da'i binaan UPZ Baznas Semen Padang dalam menjangkau umat Islam di pedalaman Kepulauan Mentawai. Seperti di Desa Bulasat itu contohnya. Jika hujan, kondisi jalan yang berlubang juga semakin becek dan berlumpur. Meski begitu, kondisi medan jalan yang buruk tidak menyurutkan langkah para da'i binaan UPZ Baznas Semen Padang untuk berdakwah," kata Nur Anita di Padang.

Sementara itu, Ketua UPZ Baznas Semen Padang Ampri Satyawan menambahkan, dengan adanya bantuan rumah da'i dan sepeda motor itu, maka diharapkan dapat meningkatkan motifasi para da'i binaan yang ada di Kepulauan Mentawai. Apalagi bagi UPZ Baznas Semen Padang, para da'i binaan adalah ujung tombak berbagai program UPZ Baznas Semen Padang yang ada di Kepulauan Mentawai, khususnya di bidang Syiar Islam, dakwah dan advokasi.

"Di Mentawai itu ada 51 orang da'i binaan kita dan mereka tersebar hingga ke pelosok-pelosok pedalaman di Kabupaten Kepulauan Mentawai, seperti Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Selatan dan Pulau Pagai Utara. Bagi kami di UPZ Baznas Semen Padang, para da'i binaan itu adalah ujung tombak UPZ Baznas Semen Padang untuk program dakwah dan advokasi," katanya. (*)

rilis-SP

Halaman:
1 2
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: