Ditanya Soal SKB Tiga menteri, Begini Tanggapan Anggota DPR RI Nevi Zuairina

Senin, 08 Februari 2021, 09:32 WIB | Politik | Kab. Pasaman
Ditanya Soal SKB Tiga menteri, Begini Tanggapan Anggota DPR RI Nevi Zuairina
Anggota DPR RI, Nevi Zuairina saat Sosialisasi Empat Pilar, Minggu (7/2/2021) di Lubuk Sikaping.
IKLAN GUBERNUR

PASAMAN, binews.id -- Saat menggelar sosialisasi Empat Pilar di Pasaman, Anggota DPR RI, Nevi Zuairina, mendapat pertanyaan dari peserta soal Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang saat ini hangat diperbincangkan.

"Bu, soal SKB tiga menteri itu gimana bu menyikapinya?," ujar seorang peserta pada Sosialisasi Empat Pilar, Minggu (7/2/2021) di Lubuk Sikaping.

Nevi Zuairina pun menjawab, SKB tiga menteri bagus dan akan lebih bagus kalau mengakomidir nilai-nilai kearifan lokal, termasuk soal siswi berjilbab ke sekolah itu selaian kearifan lokal juga mengandung nilai religius.

"Soal siswi berjilbab, seperti di Sumbar, sebenarnya tidak ada pemaksaan pihak sekolah, apalagi pemerintah daerah," ujar Nevi.

Baca juga: Sebagai Pilar Keempat Demokrasi, Nevi : Peran Pers Sangat Mulia dan Strategis dalam Membangun Bangsa

Seragam siswi dengan kekhasan agama kata Nevi Zuarina telah diatur sejak 2024 lewat Permendikbud.

SKB tiga menteri kemarin itu mempertegas Permendikbud tahun 2014. Dan soal pakaian siswi sekolah negeri tidak boleh ada paksaan dari pemerintah daerah.

Nevi Zuairina berharap lahirnya SKB tiga menteri masyarakat bijaksana menilainya.

"Baca dengan seksama SKB tiga menteri itu dan jangan tahu sedikit sudah seperti tahu semua, apalagi sumbernya informasi tidak benar alias hoaks," ujar Nevi Zuairina.

Baca juga: Guspardi Gaus Sebut Wartawan Garda Terdepan Paling Efektif Mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Nevi menegaskan, sikapnya atas SKB itu bahwa tidak ada paksaan pemerintah daerah soal siswi berjilbab kesekolah.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: