Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Dukung Koperasi Pola Syariah

Sabtu, 23 Oktober 2021, 17:16 WIB | Ekonomi | Kota Bukittinggi
Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Dukung Koperasi Pola Syariah
Gubernur Sumatera Barat membuka Workshop Peningkatan Peran Usaha Simpan Pinjam Koperasi Pola Syariah dan Penyerahan Komputer, Printer dan UPS di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Sabtu (23/10/2021). IST
IKLAN GUBERNUR

BUKITTINGGI, binews.id -- Sejalan dengan filosofi masyarakat Sumatera Barat "Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah" tersebut, penerapan ekonomi syariah merupakan kebutuhan masayarakat dalam kehidupan perekonomian yang bertujuan untuk memberikan keadilan dan kesejahteraan perekonomian kepada masyarakat sesuai dengan ajaran dan syariat kesejahteraan Islam.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat membuka Workshop Peningkatan Peran Usaha Simpan Pinjam Koperasi Pola Syariah dan Penyerahan Komputer, Printer dan UPS di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Sabtu (23/10/2021).

"Sebetulnya tujuan Sistem Ekonomi Syariah untuk mencari kebahagiaan, bukan semata-mata hanya untuk memperoleh keuntungan saja, tetapi mencari keberkahan kehidupan di dunia dan akhirat," sebutnya.

Selain itu, Gubernur Mahyeldi menjelaskan sistem ekonomi syariah sesuai ajaran agama, agar tidak terjadinya kekacauan dan kerusuhan perasaan tidak adil dalam perekonomian dan penyebar kebaikan untuk masyarakat.

Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran

Dalam sambutannya Gubernur Mahyeldi mengatakan, sesuai dengan yang diinginkan Presiden RI Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia pusat ekonomi keuangan syariah.

"Artinya dengan begitu, kita di Provinsi Sumbar yang memang harus menjadi provinsi pilot project yang penerapan keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia sesuai apa yang ditargetkan dari Bapak Presiden," kata Mahyeldi.

Bahkan Wakil Presiden KH Maaruf Amin juga pernah mengungkapkan melalui zoom meeting dengan Gubernur Sumbar.

Dalam zoom meeting tersebut Wapres Maaruf Amin menyebutkan, jika dilihat dari semangat dan praktik Adat Bersyandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, seharusnya Bank Nagari Sumbar mesti lebih dulu jadi Bank Syariah.

Baca juga: KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan

Sebab filosofi adat dan agama di Sumbar itu sudah menjadi payung kegiatan perbankan Syariah.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: