Pengerjaan Penggantian Kabel Fiber Optik Telkom untuk Mentawai Dimulai, Emanuel Pinto : Sepanjang 42

Kamis, 24 Maret 2022, 10:48 WIB | Ekonomi | Kab. Mentawai
Pengerjaan Penggantian Kabel Fiber Optik Telkom untuk Mentawai Dimulai, Emanuel Pinto :...
Peningkata jaringan internet di wilayah Mentawai tahun ini pekerjaan penggalian pekerjaan pemasangan pipa kabel fiber optik Telkom mulai dari Tuapejat sepanjang jalan menuju arah sipora Selatan (Sioban) Kecamatan Sipora Selatan Mentawai JAI
IKLAN GUBERNUR

MENTAWAI, binews.id -- Peningkata jaringan internet di wilayah Mentawai tahun ini pekerjaan penggalian pekerjaan pemasangan pipa kabel fiber optik Telkom mulai dari Tuapejat sepanjang jalan menuju arah sipora Selatan (Sioban) Kecamatan Sipora Selatan Mentawai

Kepala Telkom Tuapejat, Emanuel Pinto mengatakan, untuk pembangunan penggalian pemasangan pipa kabel fiber optik nantinya ada sepanjang 42,7 km penggalian dari Tuapejat hingga titik akhir di SD Santo Yosep Sioban

"Saat ini dalam proses penggalian dari dua arah Sioban dan Tuapejat, jadi titik temu berada di Rokot," ujar Pinto, Selasa (22/03/2022).

Emanuel Pinto menyebutkan, untuk pekerjaan saat ini, yakni tahap penggalian, pengeboran, dan pemasangan pipa HDPE untuk jalan pemasangan kabel fiber optik nantinya.

Baca juga: Warga Sipora Mentawai Keluhkan Kelangkaan BBBM, Pihak SPBU Sebut Ini Alasannya...

Cara yang dilakukan dalam proses pekerjaan pertama pemasangan Pipa, selanjutnya setelah pengeboran selesai langsung pemasangan Kabel fiber optik, terang Pinto.

Ia menambahkan, untuk pekerjaan ini, tidak main main dan tidak asal-asalan, sehingga kedalaman galian dan pengeboran jalan pipa kabel fiber optik harus sesuai standar, yaitu 1,5 meter kedalaman, namun dititik tertentu harus 2,5 meter di tempat yang rawan, jelasnya.

"Pembangunan ini harus bermutu, berkualitas, sehingga jaringan Telkom ini bisa bertahan hingga puluhan tahun, dan masyarakat Mentawai harus menikmati kemajuan kedepannya", ujar Pinto.

Pinto selaku pengawas dalam kegiatan ini, tetap memiliki komitmen, bahwa pekerjaan ini dapat dipastikan selesai dengan mutu dan kualitas yang baik. Pengawasan yang ia lakukan terbukti, bahwa penggalian ulang terjadi, sepanjang 2,5 km dilakukan penggalian ulang karena tidak sesuai dengan standar sehingga terjadi penggalian ulang oleh pekerja yang ada saat ini. (*/Jai)

Baca juga: Ketahanan Pangan di Kecamatan Sipora Butuh Dukungan dan Pendampingan

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: