Pengendalian Inflasi Jelang Nataru, Pemprov Laksanakan Rakor

"Kita bisa juga dengan menstok pasokan mulai dari bantuan alat pertanian, dukungan teknologi, kerja sama wilayah untuk memenuhi pasokan pangan, optimalisasi toko tani dan Bulog sebagai buffer stock. Lalu, pendampingan peningkatan produktivitas petani, optimalisasi fungsi neraca pangan," tambahnya.
Selain itu, imbuhnya lagi, kelancaran distribusi harus jalan. Mulai dari kerja sama antardaerah komoditas pangan di dalam provinsi, memperkuat sistem logistik bahan pangan, pengawasan/sidak pasar oleh Satgas Pangan, mendorong pemerintah menjadi off taker hasil panen, pengawasan penyaluran BBM bersubsidi, koordinasi anggota TPID secara rutin dan lain sebagainya.
"Namun untuk Kota Padang Panjang, secara umum ketersediaan pasokan pangan strategis cukup. Karena didukung oleh pasokan produksi dari daerah tetangga seperti Kabupaten Tanah Datar, Solok, Padang Pariaman, Solok Selatan dan lain-lain yang sudah berlangsung secara Business to Business sejak lama," ungkapnya.
Baca juga: Padang Panjang Buka 71 Formasi PPPK
Hampir seluruh langkah sesuai hasil HLM ini, kata Putra sudah dilakukan di Kota Padang Panjang. Namun masih perlu pemantapan dan optimalisasi dimasa yang akan datang. (rilis/put)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Wujudkan Pengelolaan Aset yang Transparan dan Akuntabel, BPKD Gelar Sosialisasi PPPPBMD
- Perumdam Air Minum Tirta Serambi Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2024
- Tiga Desainer Muda Padang Panjang Unjuk Prestasi di Kontes Batik Papa Fest 2024
- Promosikan UMKM, Pemko Undang Influencer Sumbar di Papa Fest 2024
- HJK 234 Bertabur Hadiah, Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat dan Senam Bersama