Upacara Unik di Lapas Kelas III Dharmasraya: Memperingati Hari Lahir Pancasila ke-78 dengan Semangat Baru

Jumat, 02 Juni 2023, 09:19 WIB | Pemerintahan | Kab. Dharmasraya
Upacara Unik di Lapas Kelas III Dharmasraya: Memperingati Hari Lahir Pancasila ke-78...
Jajaran Lapas kelas III Dharmasraya menggelar upacara istimewa memperingati Hari Lahir Pancasila yang ke-78 pada Kamis, 1 Juni 2023. IST
IKLAN GUBERNUR

DHARMASRAYA, binews.id -- Jajaran Lapas kelas III Dharmasraya menggelar upacara istimewa memperingati Hari Lahir Pancasila yang ke-78 pada Kamis, 1 Juni 2023. Inspektur upacara yang bertindak sebagai Pelaksana Harian (PLH) adalah Kalapas Juwanda Metria, S.IP., yang memberikan amanat dari Presiden RI.

1 Juni adalah hari bersejarah lahirnya Pancasila yang dirayakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai tanda kebebasan Republik ini. Lapas Kelas III Kabupaten Dharmasraya Kemenkumham Provinsi Sumatera Barat dan staf yang dipimpin oleh PLH Juwanda Metria menggelar upacara di halaman Lapas untuk memperingati ulang tahun Pancasila yang ke-78.

Dalam kapasitasnya sebagai inspektur upacara, PLH Kalapas Juwanda Metria dengan penuh semangat Pancasila berdiri tegak di depan barisan petugas Lapas Kelas III Kabupaten Dharmasraya. Dalam sambutannya, PLH Kalapas Juwanda Metria menyampaikan Amanat Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.

Presiden menyampaikan bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara bukan hanya menjadi meja statis yang menyatukan keragaman, tetapi juga sebagai "bintang penuntun" yang dinamis yang membimbing kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Baca juga: Evi Yandri Rajo Budiman Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Umum INKADO Sumatera Barat 2024-2029

Pancasila diakar dan diilhami dari bumi Indonesia, dan menjadi konsensus nasional. Oleh karena itu, setiap warga negara Indonesia seharusnya mengaktualisasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai Pancasila senantiasa diamalkan dalam berbagai aspek kehidupan bersosial, berbangsa, dan bernegara.

Pancasila memiliki nilai-nilai etis yang berakar pada pengalaman faktual, akal, dan religius bangsa Indonesia. Maka dari itu, Pancasila bukanlah sekadar wacana, melainkan realitas obyektif yang memiliki legitimasi yang kuat secara filsafat, politik, historis, dan budaya.

Keberadaan Pancasila adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa bagi bangsa Indonesia. Mengamalkan nilai-nilai Pancasila merupakan bentuk cinta kepada Tanah Air dan upaya membangun bangsa dan negara yang lebih baik.

Nilai-nilai Pancasila dapat diaplikasikan dalam tindakan sederhana, seperti saling menghargai, bekerja sama, dan saling menghormati. Dengan bantuan Pancasila yang mempromosikan inklusivitas, toleransi, dan gotong royong, keberagaman yang ada menjadi berkah yang terjalin dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika.

Baca juga: Lapas Kelas III Dharmasraya Lakukan Tes Urine, Warga Binaan Negatif Narkoba

Terakhir, PLH Kalapas Juwanda Metria memberikan pesan kepada seluruh petugas Lapas agar selalu mendukung penuh program pemerintah dan menanamkan ideologi Pancasila di relung hati yang paling dalam. Tutupannya, "Mari kita jaga kehidupan Pancasila tetap hidup di hati kita."

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: