Kerjasama TP PKK Dengan Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi Sukses Gelar Dua Lomba

BUKITTINGGI - Pemko Bukittinggi melalui kerjasama TP PKK dengan Dinas Pertanian dan Pangan sukses menggelar 2 lomba Tingkat Kota Bukittinggi.
Kedua lomba itu adalah cipta menu makanan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) serta memasak serba ikan yang digelar di plataran Jam Gadang, Kamis,(12/10), yang dibuka langsung Walikota Bukittinggi Erman Safar.
Menurut Ketua TP PKK Bukittinggi Ny.Fiona Erman Safar dan Kadis Pertanian dan Pangan, Hendry mengatakan, yang menjadi latar belakang diadakan lomba ini, karena masih rendahnya
Konsumsi protein,sayur dan buah bagi anak, masih tingginya konsumsi makanan dan minuman berkadar gula yang tinggi, anak anak tidak tertarik dengan menu bekal ke sekolah yang kurang variatif dari orang tua, dan orang tua cenderung menghadirkan makanan pabrikan yang cepat saji.
Baca juga: Kelompok Tani di Bukittinggi Dilatih Penggunaan Alsintan Cultivator
Memberikan Edukasi kepada orang tua bahwa, penyajian bekal dan cemilan sekolah anak bisa bervariatif dan tidak mahal, katanya.
Untuk itu, Tema lomba kali ini adalah " Dengan menyediakan bekal makan siang B2SA dan Snack sehat untuk anak sekolah serta menggalakkan konsumsi ikan,kita persiapkan generasi emas menuju Bukittinggi Hebat ", ungkapnya
Lomba yang diikuti seluruh TP PKK Kelurahan se Kota Bukittinggi itu, bertujuan untuk meningkatkan
Pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan Beragam, Bergizi,Sehat dan Aman (B2SA), untuk mengedukasi kepada orang tua bahwa penyajian bekal an cemilan anak sekolah yang variatif dan tidak mahal, mendorong kreativitas dan inovasi dalam
Baca juga: Kadis Pertanian dan Pangan Bukittinggi Edukasi Warga Dalam Mengatasi Ulat Bulu
Mengembangkan atau menciptakan menu beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal yang bernilai komersial dalam rangka peningkatan gizi keluarga serta pendapatan keluarga itu sendiri, tambah.
Penulis: Medio
Editor: Adrian Tuswandi
Berita Terkait
- Hasil Monev KI Sumbar 2024: 29 Badan Publik Informatif, 172 Tidak Informatif
- Sekretariat DPRD Sumbar Pertahankan Predikat OPD informatif
- Ketua DPRD Kunjungi RSAM Bukittinggi: Didorong Beri Masyarakat Pelayanan Terbaik
- Ciptakan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel, Ketua DPRD Sumbar Ajak Masyarakat Melek Keterbukaan Informasi
- Komisi Informasi Sumbar Gelar Bimtek Penyelesaian Sengketa Informasi di Bukittinggi