Bawaslu Dharmasraya dan Tim Gabungan Tertibkan APK Melanggar Aturan

DHARMASRAYA, binews.id -- Badan pengawasan Pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat tertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan di sepanjang jalan Nasional,jalan provinsi serta Jalan Kabupaten Kamis (18/01/2024).
Penertiban APK itu melibatkan semua stakeholder terkait, mulai dari Bawaslu, Panwascam,Satpol PP, Polisi,TNI, Dinas Perhubungan dan Kesbangpol
Kata ketua Bawaslu Subandiyono, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye, beserta Surat Keputusan KPU Nomor 140 tahun 2023 tentang Zonasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Ada sebanyak 1027 APK yang akan ditertibkan di wilayah hukum Dharmasraya mulai dari batas kabupaten Sijunjung sampai ke batas Kabupaten Muaro Bungo, kata Subandiyono.
APK yang melanggar aturan seperti ditempelkan di tempat umum sebagai berikut:
Baca juga: KPU Dharmasraya Gelar Evaluasi Pemilu 2024, Tantangan Partisipasi Pemilih Jadi Sorotan
1) tempat ibadah;
2) rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan;
3) tempat pendidikan, meliputi gedung dan/atau
4) halaman sekolah dan/atau perguruan tinggi;
Baca juga: Bawaslu Dharmasraya Gelar Rapat Evaluasi dan Revisi Program Pengawasan Pemilu 2024/2025
5) gedung atau fasilitas milik pemerintah;
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Hadiri Hari Lahir Nahdlatul Ulama Ke-102
- Bupati Dharmasraya Sutan Riska tuanku kerajaan Hadiri Malam Resepsi Hari Jadi Kabupaten Sijunjung Ke-70
- Peresmian Pasar Rakyat Modern Sungai Rumbai, Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya Hadir Serta Berikan Apresiasi
- Peringati HUT Nagari Sungai Duo, DPRD Kabupaten Dharmasraya Ikuti Jalan Santai Bersama Masyarakat
- KPU Dharmasraya Gelar Evaluasi Pemilu 2024, Tantangan Partisipasi Pemilih Jadi Sorotan