Penandatanganan MoU Yayasan SHEEP Indonesia dengan Pj Bupati Mentawai, Komitmen Bersama Membangun Kemandirian Sistem Pangan Lokal

TUA PEJAT, binews.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menjalin kerjasama bersama Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) perihal penandatanganan kesepakatan bersama, pada Rabu, (13/03/2024) di Aula Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai KM.4 Tuapejat Kecamatan Sipora Utara.
Kesepakatan ini dibuat bertujuan untuk mengoptimalkan tujuan--tujuan program yang dilaksanakan Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Mentawai Fernando Jongguran Simanjuntak, S.St.Pi., M.Pi menyampaikan bahwa ia dan Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) telah menyelenggarakan pertemuan penting untuk merumuskan dan menandatangani kesepakatan strategis.
"Pada hari ini (red), saya selaku Pj. Bupati Kepulauan Mentawai bersama dengan perwakilan Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) telah menyelenggarakan pertemuan penting untuk merumuskan dan menandatangani kesepakatan strategis. Kesepakatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan berbagai kegiatan dan program yang akan dilaksanakan oleh Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) di Kabupaten Kepulauan Mentawai", ucap Fernando.
Lebih lanjut ia menyebutkan, fokus utama kesepakatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui berbagai inisiatif yang holistik. Program pendidikan akan menjadi salah satu poin sentral, dengan tujuan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Selain itu, program kesehatan akan diperkuat untuk memastikan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih merata di wilayah Kepulauan Mentawai.
Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) merupakan Organisasi non Pemerintah yang memiliki mandat Pengembangan dan Pemberdayaan Masyakarat di bidang Kesehatan, Pendidikan, Kelestarian Lingkungan dan Perdamaian telah menjalankan berbagai program di wilayah dampingan melalui Program Kemandirian Sistem Pangan Lokal Berkelanjutan yang responsive gender telah memasuki tahap pengolahan pasca panen sebagai upaya menyeluruh dalam memaksimalkan potensi pangan lokal.
Wahyu Wibisono, Selaku Wakil Direktur Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) turut menyampaikan pada sambutannya, jika kesepakatan ini juga mencakup program pengembangan sosial yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan sinergi antara pemerintah kabupaten dan Yayasan SHEEP Indonesia (YSI) diharapkan bahwa wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai dapat mengalami perkembangan positif yang signifikan.
Langkah-langkah konkret yang akan diambil melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pelibatan aktif masyarakat setempat. Dengan demikian, kesepakatan ini bukan hanya sebagai dokumen formal, tetapi sebagai landasan untuk transformasi nyata yang akan dirasakan oleh penduduk Kepulauan Mentawai. Kesinambungan dan keberlanjutan program akan menjadi fokus, dengan evaluasi rutin untuk memastikan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. (Hot).
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Gerak Cepat untuk Warga, Gubernur Mahyeldi Pastikan 104,7 Ton Beras Sudah Dikirim ke Sikakap, Pagai Utara, dan Pagai Selatan
- Buka Pelatihan Teknis Potensi SAR , Pj Bupati Mentawai Harapkan Potensi Sar Menjadi Agen Perubahan Keselamatan Masyarakat
- Pasca Diperpanjang Masa Jabatan, Pj. Bupati Kepulauan Mentawai Pimpin Apel Gabungan Bersama ASN dan Tenaga Honorer
- Lantik 598 PPPK dan 29 Pejabat Fungsional Pemkab Kepulauan Mentawai, Pj.Bupati Minta Segera Bergerak Melayani
- Pimpin Gerakan Menanam Cabai dan Jagung Manis bersama Unsur OPD, Pj. Bupati Kepulauan Mentawai: Perkuat Ketahanan Pangan
Polres dan Dinas Pertanian Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kab. Mentawai - 03 November 2024
Audy Joinaldy Tekankan Kesiapan Menghadapi Tantangan Zaman
Kab. Mentawai - 13 Oktober 2024