Joni Sastra Jadi Satu-Satunya Dokter Ahli Utama di RSUD

PADANG PANJANG, binews.id — Dilantik berdasarkan keputusan Presiden Ir. Joko Widodo oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota, Dr. Winarno, M.E, Jumat (28/6/2024) di Hall Lantai III Balai Kota, dr.Joni Sastra, Sp.M menjadi Pejabat Fungsional Ahli Utama satu-satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang.
Pelantikan dokter lulusan Universitas Padjadjaran yang sudah 23 tahun mengabdi di Padang Panjang ini, dilaksanakan berdasarkan Petikan Keputusan Presiden Nomor 43/M Tahun 2024 yang ditetapkan di Jakarta, 13 Juni 2024.
Plh Wako Winarno dalam sambutannya, mengucapkan selamat atas kepercayaan memangku jabatan sebagai Dokter Ahli Utama kepada Joni Sastra. Menurutnya, jabatan fungsional ahli utama merupakan posisi tertinggi pengembangan karir Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berimplikasi pada bertambahnya batas usia pensiun menjadi 65 tahun.
"Posisi ini sangat istimewa karena SK pengangkatan langsung ditandatangani Presiden. Perjalanan untuk mencapai posisi puncak tersebut tidaklah mudah. Perlu proses serta perjuangan yang panjang dan tidak semua ASN bisa mencapai posisi ini," sebutnya.
Baca juga: Baksos Polri Presisi, Pemko Padang Apresiasi Pembagian Sembako oleh Polresta
Kenaikan jenjang jabatan fungsional, lanjut Winarno, hendaknya juga diiringi produktivitas dan inovasi yang lebih tinggi. Serta kinerja yang lebih baik mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Padang Panjang.
"Kami juga mengharapkan agar Pak Dokter terbuka dengan kemajuan teknologi kesehatan guna meningkatkan keahlian dan memaksimalkan pelayanan kesehatan," katanya.
Sementara itu, Joni Sastra menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kenaikan jabatannya. Dikatakan Joni, diraihnya jabatan fungsional ahli utama, melewati proses panjang. Berawal dari usulan RSUD, lalu analisa jabatan dari Pemko melalui BKPSDM.
"Ada analisa jabatan, Apakah dibutuhkan dokter ahli utama, ini sesuatu yang baru di Padang Panjang. Seterusnya, diajukan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemenkes mengatakan diserahkan kepada daerah. Alhamdulilllah bantuan Bapak PJ Wali Kota, PJ Sekda juga, beliau sangat merekomendasikan," jelasnya.
Baca juga: Wawako Padang Maigus Nasir Cek Kondisi Sungai Maransi yang Sering Meluap
Dari Kemenkes, direkomendasikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Di sana ditelaah urgensi jabatan itu. Di situ dijelaskan, bahwa RSUD sebagai rumah sakit tipe B dan rumah sakit pendidikan. Kemudian, Kemenpan RB melihat pengabdian sekian tahun dari dokter spesialis mata ini.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Panjang Kembali Raih Penghargaan Paritrana Award dari BPJS Ketenagakerjaan, Penghargaan dari BKN dan KIA
- DSPPKBPPPA Gelar Desiminasi Audit Kasus Stunting Tahap II
- Tingkatkan Kepedulian Sosial, KSR PMI ISI Adakan Donor Darah
- Dinkes Laksanakan Monev Penerapan Perda KTR ke OPD
- Diikuti Kader Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Buka Jambore Kader PKK Berprestasi
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025