Dituduh Curi Thermo Gun, Ini Penjelasan Ketua DPRD Pasbar

PASAMAN BARAT, Binews.id - Bantah isu pencurian thermo gun (alat ukur suhu badan) di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat (Pasbar), Ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni berikan penjelasan.
"Yang benar Thermo gun itu, saya pinjam kepada Kepala Pelaksana BPBD Pasbar, Edi Busti melalui Via Telepon pada Jum'at (10/4)," tegas Ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni saat di konfirmasi Wartawan, Rabu (15/7).
Menurut Parizal Hafni, kedatangan mereka ke kantor itu juga untuk menjemput cairan disinfektan yang akan disemprotkan ke daerah Padang Lawas, Nagari Kapar, Kecamatan Luhak Nan Duo.
Lebih lanjut dijelaskannya, kronologis kejadian itu berawal, pada April 2020 lalu, ada daerah yang sangat wajib dilaksanakan penyemprotan cairan disinfektan massal, terutama di daerah Padang Lawas, Nagari Kapar, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasbar. Artinya, masyarakat itu sudah berkali-kali datang untuk meminta disinfektan yang diperlukan sekitar 2 ribu liter.
Baca juga: Rencana Pembangunan Multi Hazard EWS, Direktur ICL Kunjungi Tanah Datar
Karena tidak pernah dapat, akhirnya sejumlah masyarakat itu datang ke kantor DPRD menemuinya, dengan harapan agar dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di daerahnya. Kondisi saat itu memang masyarakat sudah mulai resah dengan adanya wabah Covid-19 masuk ke Pasbar.
"Dengan keluhan masyarakat itu, saya langsung kordinasi dengan Kepala Pelaksana BPBD Pasbar Edi Busti yang juga selaku Koordinator Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Pasbar," ujar Parizal Hafni
Ketika itu, pihaknya disuruh datang bertemu ke kantor BPBD Pasbar Jumat (10/4) pagi. Seiring dengan itu, pada Jumat (10/4) pagi Parizal Hafni bersama sopir Rezki dan ajudannya Torang Nasution datang dengan membawa kendaraan mobil dinas. Mereka tiba di kantor BPBD itu sekitar pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB.
Saat itu, sekitar pukul 09.30 WIB, baru petugas BPBD ada yang datang. Sambil menunggu cairan disinfektan datang, mereka duduk di samping lokasi piket dan melihat ada Thermo gun satu buah terletak di atas meja, mungkin bisa dipakai untuk membantu masyarakat Padang Lawas dan masyarakat lainnya, yang saat itu virus korona sangat meresahkan masyarakat.
Baca juga: Bupati Sabar AS Laksanakan Wisuda Tahfiz secara Virtual
"Karena Kepala BPBD Edi Busti tidak berada di kantor, saya langsung meneleponnya untuk meminjam Thermo gun itu , dan di OK-kan oleh Edi Busti. Makanya, Thermo gun itu kami bawa ke Padang Lawas untuk mengecek suhu tubuh masyarakat di sana," sebutnya.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Sapa Pemilih di Jorong Kapa Selatan, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat
- Puluhan Putra-Putri Terbaik Pasaman Barat Ucapkan Sumpah Jabatan DPRD Periode 2024-2029
- Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak 2024 di Pasaman Barat: Polres Pasbar Siaga Antisipasi Gangguan
- Komitmen dan Keliling: Nevi Zuairina Membawa Warna Baru dalam Interaksi dengan Pemilih di Pasaman Barat
- Temui Penerima Manfaat di Pasaman Barat, Hj. Nevi Zuairina Harap Ada Kesinambungan Program